Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan
HUT KONI 15 Oktober 2020
Ketua umum KONI Sumsel H Hendri Zainuddin
Ketua umum KONI Sumsel H Hendri Zainuddin

Hadiri Workshop Jurnalis Muda, Hendri Zainuddin Dorong Peserta jadi Jurnalis yang Kritis

SindoSumsel.com,Palembang — Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Hendri Zainuddin, menjadi Pembicara pada Workshop Jurnalis Olahraga yang digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumsel bekerja sama dengan Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumsel di Hotel Swarna Dwipa, Palembang, hari Senin tanggal 29 Maret 2021.

Dalam acara yang mengusung tema Bersinergi Membangun Jurnalis Muda dan Peranan Pers Menangkal Hoax Covid-19 serta Menerapkan Etika Jurnalistik itu, Hendri Zainuddin menyampaikan bahwa Jurnalis adalah pekerjaan yang mulia, karena memiliki tugas menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat dalam upaya mencerdaskan kehidupan berbangsa.

“Seperti kita semua tahu, Pers adalah Pilar ke empat Demokrasi di Indonesia. Pers memegang peranan yang penting dan juga merupakan pekerjaan mulia. Mereka menyampaikan kebenaran kepada masyarakat dan juga menjadi penyambung aspirasi yang dimiliki oleh masyarakat kepada pihak-pihak yang berkepentingan.” ujarnya.

Melihat betapa mulianya profesi Jurnalistik tersebut, sosok yang akrab disapa dengan panggilan HZ itu pun mendorong peserta yang hadir dan berminat menjadi jurnalis, untuk lebih serius dan fokus serta kritis setelah menganalisa suatu peristiwa.

Baca :  Herman Deru : “Peran Guru Sangat Penting Dalam Mendidik Generasi Bangsa”

“Banyak membaca dan latihan serta bergaul dengan orang-orang yang ahli di bidang ini, harus dilakukan agar kemampuan dalam menganalisa suatu peristiwa guna menghasilkan berita yang sangat baik dan bermanfaat, bisa terus berkembang. Jangan lupa untuk tetap menerapkan etika jurnalistik dalam menjalankan profesi ini.” tutur HZ dihadapan peserta yang terdiri dari mahasiswa berbagai universitas di Sumsel itu.

Etika Jurnalistik, kata HZ, maksudnya adalah informasi yang dihasilkan haruslah melalui konfirmasi terlebih dahulu kepada narasumber, tidak menyebutkan dan menyiarkan identitas korban kejahatan susila, tidak menyebutkan identitas anak yang menjadi pelaku kejahatan.

“Sesuai dengan tema acara kita hari ini, Jurnalis juga harus menyampaikan informasi yang benar, tidak bohong atau tidak hoax. Karena itu juga menjadi bagian dari Etika Jurnalistik.” tutur pria berkacamata yang sekarang dipercaya sebagai Presiden Sriwijaya FC itu.

Baca :  Buka Festival Literasi ,Herman Deru Gemar Membaca Kunci Kesuksesan

HZ pun memberikan ruang yang sangat lebar bagi peserta yang ingin berdiskusi atau praktek langsung dalam membuat berita yang terkait dengan KONI Sumsel. “Dalam praktek besok, silahkan manfaatkan waktu dengan baik, agar tidak ada yang sia-sia. Sehingga dari workshop ini, adek-adek akan mendapatkan pengalaman dan ilmu yang bermanfaat.” jelasnya.

Acara yang diselenggarakan selama dua hari itu, yakni tanggal 29-30 Maret 2021, sebelumnya sudah dibuka oleh Kepala Dispora Sumsel, Drs. H. Akhmad Yusuf Wibowo, M.Si., dan dihadiri Ketua PWI Sumsel, Firdaus Komar, serta Ketua SIWO PWI Sumsel, Kawar Dante.(*)

About Miftahul Arzaq

Kontributor situs berita SindoSumsel.com. e-mail : mifdarko@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *