Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan
HUT KONI 15 Oktober 2020
Herman Deru saat Meresmikan infrastruktur  yang dipusatkan di  Pasar Meranti, Meranjat Ilir, Kecamatan Inderalaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (04/02/2021) siang.
Herman Deru saat Meresmikan infrastruktur  yang dipusatkan di  Pasar Meranti, Meranjat Ilir, Kecamatan Inderalaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (04/02/2021) siang.

Herman Deru resmikan puluhan infrastruktur di Kabupaten Ogan Ilir Anggaran 2019 dan 2020

 SindoSumsel.com- Pemerataan pembangunan di Sumatera Selatan (Sumsel) yang selama menjadi harapan masyarakat. Kian nyata terlihat menyusul telah rampungnya pembangunan infrastruktur  yang telah dilakukan  Gubernur Sumsel H. Herman Deru.

Rampungnya pembangunan infrastruktur di Sumsel ditandai dengan peresmian dan penandatanganan prasasti oleh Gubernur di Kabupaten/kota yang diawali dari Kabupaten OKU Timur, OKU dan OKU Selatan belum lama ini.

Dan yang terbaru Gubernur Herman Deru meresmikan puluhan infrastruktur di Kabupaten Ogan Ilir yang telah selesai dibangun di Tahun Anggaran 2019 dan 2020.

Peresmian infrastuktur di Kabupaten Ogan Ilir ditandai pemukulan tambur, pemecahan kendi dan peninjauan jalan oleh Gubernur Herman Deru, Bupati OI, ilyas Panji Alam dan unsur Forkopimda setempat.

“Pembangunan infrastruktur ini menjawab keinginan masyarakat. Baik jawaban melalui dari penanganan infrastruktur yang merupakan wewenang Pemprov melalui APBD.  Maupun penanganan infrastruktur karena kurang kemampuan keuangan Kabupatan/kota melalui  Bantuan Gubernur Khusus (Bangubsus),” ucap Gubernur Herman Deru saat menyampaikan sambutan ketika  peresmian infrastruktur  yang dipusatkan di  Pasar Meranti, Meranjat Ilir, Kecamatan Inderalaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (04/02/2021) siang.

Menurut Herman Deru, Kabupaten Ogan Ilir sudah selayaknya berkembang. Terlebih, Kabupaten itu  merupakan daerah penyangga bagi Kota Palembang.

“Pembangunan disini harus diakselerasi. Apalagi disini ada pusat pendidikan besar seperti Universtas Sriwijaya yang jadi perhatian banyak orang. Banyak potensi yang harus dikembangkan di Kabupaten ini,” tambahnya.

Dia menambahkan pesatnya pembangunan di Kabupaten Ogan Ilir  bukan saja menjadi tanggung jawab pemerintah semata. Namun juga menjadi tangung jawab masyarakat. Karena disitu ada hak dan kewajiban.

“Kita semua memiliki peran dalam suksesnya pembangunan. Pemerintah ada hak dan kewajiban. Begitu juga dengan masyarakat.  Kewajiban masyarakat salah satunya ikut menjaga dan memelihara infrastruktur yang telah dibangun oleh pemerintah yang uangnya juga berasal dari rakyat,” harap HD.

Dengan kondisi infrastruktur di Kabupaten OI yang kian baik, HD berharap dapat mendongkarak pendapatan ekonomi masyarakat. Karena itu dia meminta agar  masyarakat setempat kreatif dalam berbagai usaha lokal yang patut dikembangkan. Karena tidak semua daerah di Sumsel memiliki potensi sama dengan Ogan Ilir.

Baca :  Herman Deru Intruksikan Pemkot Pagaralam Sediakan Layanan Transportasi Bus Wisata Terbuka

“Kerajinan dari Tanjung Batu misalnya harus sipertahankan. Jika perlu kenalkan keluar daerah sebagai salah satu icon Ogan Ilir,”  imbuhnya.

Jika melihat data sebaran dan luas wilayah Ogan Ilir lanjut HD, pembangunan infrastruktur di daerah itu cukup sulit karena topogarafinya lebih banyak rawa dan gambut. Kondisi ini tidak segampang membangun infrastruktur di daerah lainnya. Karena butuh kajian khusus.

“Utamanya pembangunan jalan perlu penimbunan yang tidak sedikit. Namun karena niat yang kuat pemerintah tidak patah arang melakukan pembangunan di kawasan ini,” terang HD.

Sementara itu, Plt Asisten 2 Setda Sumsel, Dr Ekowati Retnaningsih dalam laporannya menyebut  ada sebayak 22 kegiatan pembangunan yang memakai alokasi dana melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sumsel TA. 2019 dengan total Rp 274.588.914.579,64 serta 40 lebih kegiatan pembangunan melalui APBD Tahun 2020 dengan total 284.360.795.967,68 yang diselesaikan di Bumi Caram Seguguk tersebut.

“Dalam dua Tahun Anggaran yakni 2019 dan 2020, Pemprov Sumsel berhasil menuntaskan pembangunan dan  peningkatan konektivitas antar wilayah  di Kabupaten Ogan Ilir,” paparnya.

Dr Ekowati menyebut 22 infrastruktur yang siresmikan tersebut masing-masing meliputi  jalan Simpang Meranjat – Batas Kab. Muara Enim, peningkatan jalan SimpangTambang Rambang – Batas Kab. OKU, peningkatan jalan Rantau Alai- Kertabayang – Lubuk Rukam – Muara Baru Kab. OKI. Lalu peningkatan jalan Simpang Sungki (kota Palembang) – Pelabuhan Dalam – Pemulutan Induk (Kab. Ogan Ilir), peningkatan jalan Simpang Tanjung Miring (Kota Prabumulih) – Kayuara (kec. Tambang Rambang Kabupaten Ogan Ilir dan Kabupaten Banyuasin peningkatan jalan Sp. Rabutan (Banyuasin) – Tulung Selapan (Kab. Ogan Ilir).

“Tidak hanya itu, Pemprov Sumsel juga melakukan peningkatan aksesibilitas masyarakat ke pusat-pusat pelayanan yaitu Kota Mandiri Terpadu Rambutan yaitu peningkatan jalan KTM Rambutan-Batas Kab. Muara Enim (Sp.KTM Rambutan – Trans KTM), peningkatan jalan akses menuju Kebun Raya Sriwijaya – Batas Kabupaten Ogan Ilir. Kemudian membangun dan menata Kebun Raya Sriwijaya untuk pemenuhan pelayanan air bersih (pengembangan jaringan perpipaan), pembangunan drainase, pembangunan jalan akses ke mess dan guest house Kebun Raya Sriwijaya dan penataan kawasan Science Teenho Park,” tambahnya.

Baca :  Lakukan Ekspansi Ke Bank Lampung, Herman Deru Nilai  Prestasi BSB  Membanggakan

Bukan itu saja lanjutnya, Pemprov Sumsel juga terus meningkatkan kualitas permukiman melalui pembangunan  sarana dan prasarana umum di kawasan permukiman antara lain di desa Sungai Rasau Kecamatan Pemulutan kompleks Restu Iman Kelurahan Timbangan Kecamatan Inderalaya Utara, Desa Harapan Kecamatan Pemulutan. Meningkatkan pelayanan irigasi melalui perbaikan saluran irigasi di DIR Lebak Tanjung Pering, irigasi rawa desa Pegayut, irigasi rawa Desa Tanah Abang Simpang dua, pembangunan pintu air DIR Lebak Palas untuk meningkatkan produksi pertanian di Kabupaten Ogan Ilir.

“Terakhir meningkatkan ketahanan bencana yaitu pengendalian banjir di Sungai Payaraman, sungai di Kecamatan Rantau Panjang, pengendalian banjir di Kecamatan Kandis dan perkuatan tebing sungai di Desa Nagasri, desa Suka Cinta dan Desa Kelapang serta meningkatkan pelayanan pendidikan melalui rehabilitasi gedung kantor sekolah SMAN 1 Tanjung Batu,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Ogan Ilir Ir H Ilyas Panji Alam menyebut banyak bukti pembangunan yang telah dilakukan Gubernur Sumsel H Herman Deru khusunya di Kabupatem Ogan Ilir. Bahkan pembangunan yang telah dilakukan  banyak memberikan dampak pada meningkatnya ekonomi masyarakat.

“Banyak sekali ide dan terobosan yang dilakukan pak Gubernur untuk pembangunan di Kabupaten Ogan Ilir ini. Dampaknya sudah banyak dirasakan masyarakat,” kata Ilyas Panji.

Dia berharap, terobosan gubernur lainnyan  dalam  pembangunan di Kabupaten Ogan Ilir  terus dilakukan di tahun-tahun mendatang sehingga Kabupaten tersebut dapat bersaing dengan daerah lain.

“Semoga ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang sehingga Ogan Ilir terus berkembang dan mampu bersaing sebagai pendamping ibukota Palembang. Yang pasti, kami sangat berterima kasih atas bantuan pembangunan yang telah diberikan ini,” pungkasnya.(*)

About Miftahul Arzaq

Kontributor situs berita SindoSumsel.com. e-mail : mifdarko@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *