Disiplin Diri adalah Kunci Keberhasilan Melawan Covid-19
HUT KONI 15 Oktober 2020
Wakil Gubernur Sumsel H.Mawardi Yahya saat menghadiri puncak peringatan HUT ke 39 YJI Sumsel di Griya Agung, Palembang, Sabtu (7/11).
Wakil Gubernur Sumsel H.Mawardi Yahya saat menghadiri puncak peringatan HUT ke 39 YJI Sumsel di Griya Agung, Palembang, Sabtu (7/11).

Mawardi Yahya Mendukung Yayasan Jantung Indonesia Bantu Masyarakat Cegah Tangkal Sakit Jantung Sejak Dini

SindoSumsel.com – Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya memastikan Pemprov Sumsel akan terus mendukung keberadaan Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Sumsel. Karena YJI dinilai telah banyak membantu pemerintah dalam mengedukasi masyarakat dalam menurunkan jumlah penderita sakit jantung di Indonesia. Hal itiu disampaikan Mawardi saat menghadiri puncak peringatan HUT ke 39 YJI Sumsel di Griya Agung, Palembang, Sabtu (7/11).

Menurutnya, YJI Sumsel merupakan wadah bagi masyarakat. Dimana melalui YJI, masyarakat bisa mendapatkan pemahaman dan edukasi terkait penyakit jantung, sehingga serangan jantung tersebut dapat dihindari.

Selain itu, YJI Sumsel juga dinilai dapat membantu pemerintah dalam menekan angka penderita penyakit jantung di Sumsel.

“Penyakit jantung ini tidak dapat diprediksi. Namun melalui YJI Sumsel, masyarakat dapat diberikan edukasi sehingga penyakit jantung itu bisa dideteksi secara dini. Tentu Pemprov Sumsel sangat mendukung keberadaan yayasan ini. YJI Sumsel ini dapat membantu pemerintah menekan angka penderita jantung,” katanya.

Baca :  Herman Deru Minta KONI dan Perbakin Lahat Harus Prioritaskan Atlet Daerah

Dia juga meminta, BUMD, BUMN, dan semua pihak untuk turut andil memberikan perhatian dan berkontribusi di setiap kegiatan yang digelar YJI Sumsel.

“Saya minta juga BUMN dan BUMD untuk memperhatikan keberlangsungan jantung sehat ini. Karena YJI ini sangat bermanfaat untuk masyarakat,” tuturnya.

Untuk diketahui, menurut data WHO pada 2017 lalu menyebutkan penyakit jantung adalah penyebab pertama kematian di dunia.

Diperkirakan 17,9 juta orang meninggal karena penyakit jantung pada tahun 2016, mewakili 31 persen dari semua penyebab kematian di dunia.

Dari kematian tersebut, 85 persen disebabkan oleh serangan jantung dan stroke. Dimana lebih dari tiga perempat kematian terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.

“Untuk itu, kita harus waspada sedini mungkin atas penyakit jantung tersebut. Sejauh ini, peran YJI sudah sangat terlihat dan harus terus ditingkatkan,” tegasnya.

Disisi lain, pada puncak peringatan HUT ke 39 YJI Sumsel tersebut disemarakkan juga dengan senam jantung sehat bersama yang diikuti ratusan peserta yang rata-rata tergabung dalam klub-klub jantung sehat di Sumsel.

Baca :  KONI Sumsel Serahkan Bantuan Paket Kesehatan dan Sembako

Pada kesempatan itu juga, YJI Sumsel tersebut memberikan penghargaan kepada klub jantung sehat, berikut tokoh, BUMD serta BUMN yang telah berkontribusi terhadap setiap kegiatan yang diadakan YJI.

Di usia YJI yang ke 39 tersebut, Ketua oleh Hj Fauziah Mawardi Yahya pun berharap, YJI dapat terus berkontribusi dalam bidang kesehatan dengan memberikan edukasi dan pemahaman yang bermanfaat untuk masyarakat.

“Harapan kami, kontribusi tersebut terus ditingkatkan sehingga bermanfaat bagi masyarakat khususnya di Sumsel ini,” pungkasnya.(*)

About Miftahul Arzaq

Miftahul Arzaq
Kontributor situs berita SindoSumsel.com. e-mail : mifdarko@gmail.com

Check Also

Terima  Reses Anggota Komisi X DPR RI

Herman Deru  Inginkan Sumsel Jadi Tuan Rumah Pendamping PON XX

SindoSumsel.com – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru meminta agar Komisi X DPR RI …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *