Disiplin Diri adalah Kunci Keberhasilan Melawan Covid-19
HUT KONI 15 Oktober 2020
Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya Membuka Rakor  Gugus Tugas Reforma Agraria 2021
Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya Membuka Rakor  Gugus Tugas Reforma Agraria 2021

Tuntaskan Persoalan Kepemilikan Tanah, Sumsel Susun Strategi Reforma Agraria 2021 

SindoSumsel.com -– Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus melakukan upaya mengurangi persoalan sengketa tanah dan lahan yang sering terjadi di tengah masyarakat. Salah satunya dengan menyusun strategi reforma agraria 2021.

Wakil Gubernur Sumsel, H Mawardi Yahya mengatakan, permasalahan agraria selalu dialami masyarakat setiap tahunnya.  Adanya rapat koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria tahun 2021 akan memberikan solusi atas permasalahan tersebut.

“Tentu rapat koordinasi ini akan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat terhadap kepemilikan lahan mereka. Sehingga sengketa keagrarian tidak terjadi lagi ke depannya,” ungkapnya usai membuka Rapat Koordinasi (rakor) Gugus Tugas Reforma Agraria tahun 2021 di Hotel Santika Radial Palembang, Hari Selasa 30 Maret 2021.

Dia berharap, rapat tersebut juga memberikan strategi dalam penyelesaian berbagai persoalan terkait angraria di Sumsel, dan menjadikan masyarakat lebih nyaman dan tenang dalam memaksimalkan lahan garapannya.

Baca :  Herman Deru Ajak Jemaah Masjid Asy-Syakirin  Sukseskan Program Vaksinasi Covid

“Kita berharap adanya strategi penataan dan akses yang berkeadilan serta  berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat Sumsel,” tegasnya.

Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumsel, Drs Pelopor M.Eng., Sc mengatakan, pihaknya terus melakukan berbagai upaya melaksanakan tugas ditempat masing-masing demi kesejahteraan masyarakat.

“Kita berupaya menyelesaikan permasalahan agrarian di berbagai kabupaten Dan kota di Sumsel. Ini sebagai bukti tidak ada labelisasi terkait penyelesaian permasalahan agraria di Sumsel,” terangnya.

Pihaknya menargetkan, permasalahan agrarian yang terjadi di Sumsel terselesaikan, termasuk permasalahan lahan warga transmigrasi.

“Selain mendorong mendapatkan sertifikat, kita juga membantu agar lahan tersebut bisa dimanfaatkan dengan optimal dan berproduksi dengan maksimal,” ucapnya.

Dijelaskannya, tujuan kegiatan ini untuk mewujudkan reforma agrarian yang lebih baik, dan merumuskan agar aset tanah milih masyarakat tidak bermasalah.

Baca :  Herman Deru:"Berikan Suplay Data yang Jelas untuk Tim Pemeriksa BPK"

Sementara Ketua Pelaksana Gugus Tugas Reforma Agraria Provinsi Sumsel, Lasma Ravita, SH., MM melaporkan, rapat tersebut melibatkan berbagai pihak terkait dengan tujuan untuk menigkatkan koordinasi data lahan di Sumsel.

“Data-data yang ada, mulai dari pemerintah pusat, pemerintan daerah, NGO dan pihak lainnya kita selaraskan. Ada 67 orang yang kita libatkan dalam kegiatan ini, mulai dari tim pelaksana harian gugus tugas serta pihak lainnya,” ujarnya. (*)

About Miftahul Arzaq

Miftahul Arzaq
Kontributor situs berita SindoSumsel.com. e-mail : mifdarko@gmail.com

Check Also

Gubernur Sumsel H.Herman Deru

Tak Kenal Libur, Herman Deru Sapa Warganya di Sematang Borang

SindoSumsel.com — Gubernur Sumsel H.Herman Deru memang tak mengenal libur atau akhir pekan. Setiap waktu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *