Senin , 15 April 2024

TPS Palembang Larang Warga Coblos, Terbentur Aturan Limit Waktu Pendaftaran Dan Masalah Domisili Bagi warga Perantau

Palembang, Sindosumsel.com – Pemilu 2024 hari ini secara resmi digelar diseluruh pelosok wilayah Indonesia, untuk menentukan nasib bangsa Indonesia 5 Tahun kedepan, Namun bagaimana jika penyaluran Hak suara tidak bisa dilakukan secara Efisien dan Maksimal dikarenakan adanya kendala peraturan yang ada di tempat tempat pemungutan suara (TPS).

fenomena yang terjadi di beberapa TPS di kota Palembang, salah satunya di TPS 16 dan TPS 23 Jl Letnan kasnarianansyah, ilir Timur 1 Palembang yang beberapa warganya terpaksa memilih golput atau tidak memilih lantaran terbentur aturan TPS yang membatasi pendaftaran pemilih hanya sampai jam 12.15 WIB dan perantauan yang bukan domisili dilarang mencoblos.

“kami gak jadi milih, kata petugas TPS sudah tutup pendaftaran limit sudah habis, jadi terpaksa saya harus golput ya pak” dan seketika para petugas yang ada disana tertawa ujar salah satu Warga kepada petugas TPS yang berdomisili di RT tersebut.

“kami sebenarnya kecewa tidak bisa menyalurkan suara kami untuk memilih pemimpin negeri ini dan momen ini sangat lah kami tunggu, ” jelas Apriadi dan dua anggota keluarganya salah satu warga Kasnariansyah yang gagal mencoblos.

Baca :  Pulang Tarawih Paud, Mebel, dan Rumah Warga Hangus Terbakar

Tak hanya itu, Rizki salah satu perantuan dari OKI mengaku juga tidak bisa mencoblos karna terkendala domisili, meskipun dirinya mempunyai KTP yang menyatakan dirinya warga negara Indonesia, ” Tahun ini agak beda, kami perantauan biasanya bisa coblos dengan menunjukan KTP, nah kali ini sepertinya kami Golput dan tidak bisa memilih, “Jelasnya Kecewa.

Sementara itu Abi salah satu petugas TPS membenarkan jika aturan tersebut diberlakukan, Aturannya jam 12.15 WIB pendaftaran sudah ditutup, dan pemilih yang bukan domisili di lokasi tidak boleh memilih, ” Kami hanya menjalankan aturan, memang sudah ditetapkan seperti itu, ” tukasnya.

Dari pantauan dibeberapa TPS nampak masih banyak masyarakat yang mengantri menunggu giliran namanya dipanggil untuk mencoblos, berbeda sekali dengan periode lalu dimana masyarakat yang datang langsung diarahkan mencoblos dan tidak membuat antrian panjang guna menyalurkan hak pilihnya. (nan)