Selasa , 5 Maret 2024
Jajaran Kejaksaan Tinggi Sumsel dan kejari palembang menyampaikan keterangan nya pada Press release, (15/12/2023 )

6 Tahun Buronan M Yani Alias Jinggo, Berhasil Diciduk Tim Tabur Kejati Sumsel

Palembang,Sindosumsel.com- Kejaksaan Tinggi Sumsel melalui Tim Tangkap Buronan Berhasil menangkap terpidana yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), pada hari Jumat (15/12/2023).

Terpidana yang yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang yaitu bernama M Yani Alias Jinggo Bin Yahya yang ditangkap di Jalan Ratu Sianum Lorong Kenanga Kota Palembang.

Kasi Penkum Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari SH MH Dalam press release menyampaikan Tim Tabur Kejati Sumsel dibantu bidang intelijen Kejaksaan Negeri Palembang dan dipimpin langsung Kasi E Produksi Sarana Intelijen Kejati Sumsel Adi Mulyawan SH MH beserta Kasi Intel Kejari Palembang Dr Hardiansyah SH MH MI POL, telah berhasil mengamankan salah satu terpidana kasus pengerusakan.

“Telah berhasil mengamankan terpidana M Yani Alias Jinggo bin Yahya Nanang yang merupakan terpidana dalam perkara pasal 170 ayat 1 KUHP yang telah di vonis dengan pidana penjara selama 1 tahun penjara,” Ujar Vanny.

Dikatakan Vanny, Terpidana ini sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) selama 6 tahun. ” ujar Vanny.

Selanjutnya, Terpidana dibawa ke Kejari Palembang dan langsung dibawa ke Lapas Pakjo Palembang untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Baca :  Polisi Tetapkan Perawat RS Muhammadiyah Sebagai Tersangka

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Palembang, DR Hardiansyah SH MH MI POL menjelaskan kronologis kejadian penangkapan yang dilakukan oleh tim usai sholat Jumat di sekitar kediamannya di Jalan Ratu Sianum

“Selama ini tim Tabur sudah berkoordinasi cukup intens, terutama terpidana ini sudah kita mapping keberadaannya dan kita tunggu momentum yang tepat tanpa menimbulkan gejolak sesuai instruksi dan arahan pimpinan,” ujar Hardiansyah.

Kasi Intel Kejari Palembang sedang menyampaikan kronologis penangkapan Terpidana (15/12/2023)

“Selanjutnya Terpidana ditangkap di kediamannya di jalan Ratu Sianum, kemudian tim memasukan Terpidana ke dalam kendaraan untuk diamankan di Kejaksaan Negeri Palembang,

Kasi Intel Kejari Palembang, Hardiansyah mengungkap bahwa yang bersangkutan selama ini selalu berpindah-pindah lokasi dan berganti nomor handphone.

“Keberadaan DPO inikan mobile, tidak di satu tempat, sehingga kita kesulitan karena memang sering berganti nomor handphone, berganti lokasi kemudian tim tabur melacak akhirnya berhasil di temukan dikediamannya,” Ujarnya.

Hardiansyah mengatakan untuk para tersangka yang masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang Kejaksaan Negeri Palembang diharapkan koperatif untuk menyerahkan diri.(nan)