Selasa , 5 Maret 2024
Anak Sopir Angkot, Yang Lulus Bintara Polri 
Reynaldi sambil membawa karton menuliskan rasa syukurnya lulus Bintara Polri. Husnaidi (46) saat membawa angkot jurusan Merapi, Lahat.

Anak Sopir Angkot, Yang Lulus Bintara Polri 

PALEMBANG,SINDOSUMSEL.COM–Husnaidi (46) tak menyangka anak pertamanya Raynaldi Prasetya (18) dapat lulus seleksi calon Bintara Polri tahun 2023, yang merupakan peserta tes dari kota Pagar Alam.

Sujud syukur dipanjatkan oleh pria yang berprofesi sebagai sopir angkot jurusan pasar merapi Lahat. “Nangis saya pak dan sholat tahajud mendengar anak saya lulus Bintara Polri,”ujarnya saat dihubungi via telepon, Jumat(21/7/2023).

Ia mengungkapkan, bila Reynaldi Prasetya tidak hanya satu kali ini mengikuti tes kerja. “Dia itu lulus tahun 2022 di SMA Negeri 2 Lahat, langsung semangat mencari kerja dan mengikuti banyak tes mulai dari tes bintara tentara, PT KAI dan juga IPDN Namun, baru di dapat rezeki disini,’jelasnya.

Persiapan matang juga ia lakukan seperti latihan fisik, akademi, dan psikotes. “Anak saya memang setelah lulus bertekad untuk bersemangat mencari kerja. Jadi mulai dari persiapan yang matang dan tes tekun dia jalani.

Baca :  723 Bintara Gelombang II Lulus, Ini Pesan Kombes Pol Sudrajat

Ayah kandung dari Reynaldi ini mengaku berkat dari angkot ini juga dia bisa membiayai ketiga anaknya bersekolah. “Saya mulai menjadi supir angkot tahun 1996 dan ibunya buka warung di kantin sekolah. Alhamdulilah dapat menyekolah dia dan kedua adiknya hingga kini,”Katanya.

Ia berharap dengan lulusnya Reynaldi seleksi Bintara Polri 2023, agar dapat menjadi polisi yang amanah. “Ketika lulus nanti saya harap dia dapat menjalankan amanah dengan baik, tidak mempersulit urusan orang lain dan jangan tinggalkan sholat 5 waktu,”katanya.

Kepada seluruh remaja yang ada di Sumsel Raynaldi berpesan jika ingin menggapai cita cita menjadi anggota polisi agar persiapkan diri sendiri semaksimal mungkin siap fisik dan mental yang kuat. Berlatih dan belajar apa yang akan diuji dalam proses seleksi.

“Yang paling penting adalah banyak berdoa kepada sang pencipta untuk urusan lulus atau tidak biarkan do’a yang bertempur di atas sana,”katanya.