tim Basarnas Kota Palembang

Basarnas Ungkapkan Kondisi OKU Selatan

PALEMBANG,SINDOSUMSEL.COM–Hujan deras yang mengguyur lima Kecamatan di OKU Selatan, Sumatera Selatan hingga  mengakibatkan banjir bandang kini mulai pulang kerumah.

Kondisi cuaca hujan belum kondusif namun debit air banjir bandang masih sangat tinggi dan berbahaya dapat menyebabkan potensi kondisi yang membahayakan jiwa manusia.

Hery mengatakan pada musim penghujan ini, masyarakat dihimbau untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem (Fenomena La Nina) berupa angin kencang dan hujan lebat yang berpotensi menyebabkan terjadinya bencana Banjir bandang, Banjir longsor, Tanah Longsor dan Angin Puting Beliung.

Pasca musibah banjir bandang yang merendam ratusan rumah di OKU Selatan, kini mulai kembali ke pemukimannya.

Dari gambar yang diterima aliran sungai di Kecamatan Muara Dua OKU Selatan, Kamis(6/7/2023) terlihat sudah kembali normal, bahkan sebagian masyarakat mulai membersihkan rumah mereka yang terendam banjir. Bahkan pemerintah OKU Selatan dan juga BPBD Sumsel memberikan bantuan sembako.

Baca :  Dampak Kenaikan BBM, Dinas Provinsi Sumsel Jual Beras Murah 10 Kilogram 50 Ribu

Humas BPBD Sumsel Ansori mengungkapkan, ada 202 rumah yang terendam banjir yang meliputi lima Kecamatan yakni di Kecamatan Kisam Tinggi, Kecamatan Muaradua, Kecamatan Muaradua Kisam, Kecamatan Runjung Agung Kecamatan Buay Sandang Aji, dan Kecamatan Buana Pemaca.

“Saat ini di lima kecamatan tersebut air sudah surut, hujan tak turun lagi, masyarakat mulai membersihkan lumpur-lumpur,’Ujarnya kepada wartawan, Kamis(6/7/2023).

Ia menambahkan, sebagian warga yang rumahnya terendam masih mengungsi ke tempat tetangga dan sanak keluarga. “Sebagian lagi mereka membersihkan dan sebagian lagi masih ke tempat tetangga dan keluarga, tepatnya mereka yang tinggal di Kecamatan Muara Dua dan Kisam Tinggi,”jelasnya.

 Ia menghimbau, meski banjir surut Namun, warga diminta untuk tetap waspada. “Untuk masyarakat agar tetap waspada akan kejadian ini meskipun banjir besar ini sudah usai,”Katanya.