Sekretaris Daerah (Sekda)  Sumatera Selatan (Sumsel), Ir. S.A. Supriono membuka Forum Lintas Perangkat Daerah RKPD, di Ballroom Hotel Santika Premiere Palembang, Rabu (6/4) pagi.
Sekretaris Daerah (Sekda)  Sumatera Selatan (Sumsel), Ir. S.A. Supriono membuka Forum Lintas Perangkat Daerah RKPD, di Ballroom Hotel Santika Premiere Palembang, Rabu (6/4) pagi.

Buka Forum Lintas Perangkat Daerah, Sekda Sumsel Harapkan  RKPD 2023 Berdampak Baik  Bagi Kemajuan Daerah

SindoSumsel.com, PALEMBANG – Sekretaris Daerah (Sekda)  Sumatera Selatan (Sumsel), Ir. S.A. Supriono  tegaskan Forum Lintas Perangkat Daerah dan Pra Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumsel tahun 2023  harus memberikan hasil terbaik bagi pembangunan daerah.

“Saya sangat berharap forum ini dapat memberikan sumbangsih yang besar dan terbaik bagi pembangunan daerah di tahun 2023 demi menuju Sumsel Maju untuk Semua,” kata Supriono saat membuka Forum Lintas Perangkat Daerah RKPD, di Ballroom Hotel Santika Premiere Palembang, Rabu (6/4) pagi.

Dalam kegiatan Forum Lintas Perangkat Daerah dan Pra Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumsel kali ini mengambil tema “Peningkatan Produktivitas untuk Transformasi Ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan” memiliki beberapa  progam prioritas diantaranya, meningkatan kesejahteraan sosial dan  ekonomi, pembangunan infrastruktur dan wilayah berbasis lingkungan dan tata ruang, dan yang terakhir reformasi birokrasi dan stabilitas daerah.

Baca :  Perbaikan Infrastruktur  Tetap Menjadi Fokus Utama Herman Deru 

Dalam kesempatan itu pula, Supriono berpesan agar setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terus berpedoman pada  Pergub Nomor 24 tahun 2021 dalam penyusunan RKPD.

“Saya ingatkan  agar  masing-masing OPD mempedomani Pergub Nomor 25 tahun 2021 Tentang hibah bansos dalam penyusunan RKPD,,” tuturnya.

Dia juga menyampaikan beberapa evaluasi kinerja pembangunan Sumsel sebagai bahan evaluasi keberhasilan pembangunan di tahun 2021. Dimana pertumbuhan ekonomi di Sumsel tahun 2021  berhasil bangkit  seiring dengan  kelonggaran pembatasan kegiatan masyarakat.

“Tingkat pengangguran di Sumsel kian turun, dimana per Agustus 2021 sebesar 4,98 persen atau 219,2 ribu jiwa. Capaian tersebut lebih baik dari capaian nasional sebesar 6,49 persen,” jelasnya.

Selanjutnya tingkat inflasi di Sumsel pada tahun 2021 sebesar 1,82 persen, angka terebut lebih baik dari nasional yang sebesar 1,87 persen.

Baca :  Pengamat Sebut Kebijakan HDMY Dalam Tiga Tahun Sangat Berpihak ke Rakyat

“Ini dapat kita jadikan bahan refleksi  dengan melihat keberhasilan pembangunan pada tahun 2021 dan juga menjadi dasar untuk merancang berbagai program dan kebijakan di tahun yang akan datang,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Prov Sumsel H Firmansyah mengatakan forum ini  dalam  terbagi menjadi beberapa kelompok dan dihadiri seluruh kepala OPD di lingkungan Provinsi  Sumsel yang bertujuan untuk  menyelaraskan pendapat dalam penyusunan RKPD tahun 2023.

“Gunanya untuk  menyelaraskan program untuk kegiatan pembangunan di Kabupaten/kota,” jelasnya.

Dia mengatakan, forum tersebut dapat bermuara pada satu tujuan bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan.

“Untuk mencapai prioritas daerah membutuhkan kerja sama antar pemangku kepentingan sehingga  tujuan  yang telah ditetapkan dapat tercapai,” pungkasnya.

Hadir pula seluruh Kepala OPD dilingkungan Prov. Sumsel. (*)

Hendri Zainuddin, Presiden Sriwijaya FC

About Miftahul Arzaq

Kontributor situs berita SindoSumsel.com. e-mail : mifdarko@gmail.com