Minggu , 14 April 2024
Aksi Demo mahasiswa tuntut tegas Gubernur dalam Penanganan Karhutla (21/09/2023)

Demo Ratusan Mahasiswa Kecam Keras Gubernur Dalam Maksimalkan Penanganan Karhutla Sumsel

Palembang, Sindosumsel.com,- Badan Esksekutif mahasiswa se sumatera selatan (BEM SS) Dan masyarakat melakukan aksi demonstrasi di Kantor Gubernur Sumatera Selatan, Kamis (21/09)

Aksi masa dimulai dari pukul 14.00 WIB yang terkonsentrasi di JL Ade irma tepatnya digerbang Kanan Kantor gubernur Sumsel itu berlangsung kondusif dengan pengawalan ketat aparat Kepolisian dan jajaran pemprov Sumsel.

Aksi ratusan mahasiswa dan masyarakat ini mengecam keras polusi udara berupa kabut asap yang disebabkan kebakaran lahan atau hutan yang dilakukn sejumlah oknum hingga menyebabkan menurunnya kualitas udara di Sumsel tepatnya di wilayah Ogan ilir, Ogan Komering ilir dan kota Palembang.

Ada 6 tuntutan yang dibacakan massa pendemo melalui salhsatu oratornya, antara lain menuntut pengawasan secara maksimal atas lahan yang tinggi intensitas terbakarnya, melakukan pencegahan secara masif, menyediakan fasilitas pengobatan Gratis untuk yang terdampak kabut asap,

Baca :  Laporan Aset di LHKPN, KAJATI Sumsel Pastikan Rutin Dan Tak Telat

 

Aksi mahasiswa dari berbagai universitas di sumsel turut dalam Aksi Demo (21/09/2023)

 

Memperbanyak jumlah kanal dan sumur bor diwilayah lahan rawan kebakaran, menangkap dan mengadili perusahaan dan oknum yang terbukti melakukan pembakaran lahan dan mencabut ijin HGU lahan yang terbukti melakukan pembakaran.

” intinya pemerintah provinsi sumatera selatan dalam hal ini Gubernur dan sekda harus benar benar serius menangani permasalahan Kebakaran lahan yang diduga kuat agenda tahunan ini.” tegas ihksar salah satu orator dari Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Bakti pertiwi.

Aksi tersebut disambut baik oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Jajarannya, ia menerangkan jika persoalan kabut asap dan kebakaran ini sudah ditangani secara masif dan serius serta maksimal, ” Hal ini sudah kita tangani dengan serius bersama jajaran terkait, namun hingga saat ini kita masi memaksimalkan penanganan tersebut guna menuntaskan persoalan ini,” Tegas deru.(nan)