Jalan Tanjung Barangan (TKP) terduga teroris

Densus 88 Datangi Rumah Warga di Jalan Tanjung Barangan Palembang

 Palembang,SindoSumsel.com—Suasana sepi terlihat di Jalan Tanjung Barangan tepatnya di Perumahan Tanjung Barangan Asri Kelurahan Bukit Baru Kecamatan Ilir Barat (IB), Selasa (14/2/2023) pagi dihebohkan dengan sejumlah personil Densus 88/AT Mabes Polri.

Belakangan diketahui bila kedatangan mereka tersebut ialah melakukan penggeledahan di rumah salah seorang terduga teroris bernama Ibadurrahman (43) Setidaknya sekitar 10 orang aparat berpakaian preman mendatangi wilayah hukum Kecamatan Ilir Barat 1 Palembang.

“Awalnya sabtu (11/02) mau digeledah namun tak jadi ada tim inafis tapi batal, jadi geledah hari hari selasa,(14/02) sekitar jam.09.30, rumah tidak diberi garis polisi, mereka melapor mau geledah saya ikut menyaksikan,”ujarnya RT setempat Sukaria Darmawan, Selasa(14/2/2023).

Hingga kini Densus 88/AT sudah tak ada dilokasi. Melansir di Antara, sebelumnya, enam orang terduga teroris dari kelompok Jamaah Islamiyah Sumatera Selatan (Sumsel) ditangkap. Keenam terduga teroris itu ditangkap di wilayah berbeda-beda, yakni di Lampung, Sumatera Selatan, Cirebon (Jawa Barat), dan Jakarta.

Juru bicara Densus 88 Antiteror Polri Komisaris Besar Polisi Aswin Siregar menjelaskan proses penangkapan para terduga teroris itu dilakukan sejak Selasa (7/2) pukul 07.10 WIB, dimulai dengan penangkapan satu terduga berinisial J di Kota Palembang, Sumsel.

Baca :  Eks Kades Pulau Borang Banyuasin Pakai Dana Desa Rp.1.7 Milyar, Buat Hiburan dan Nikah Lagi

Pada Rabu (8/2) pukul 01.45 WIB dengan penangkapan tiga orang terduga di wilayah Lampung, yakni inisial IR, LS alias Toni dan AF alias Burhan.

Pada hari yang sama sekitar pukul 06.55 WIB, personel Densus melakukan penangkapan di wilayah Cirebon (Jawa Barat) dan Jakarta masing-masing terduga inisial ATS dan A alias B alias Boem.

Meski ditangkap di beberapa wilayah yang berbeda, Aswin mengatakan keenam tersangka itu merupakan satu jaringan kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI).

“Semua (tersangka) jaringan JI Sumsel,” kata Aswin.

Ia mengungkapkan seluruh tersangka terlibat dalam menyembunyikan, mengamankan atau melindungi para pelarian atau buronan yang masuk daftar pencarian orang (DPO) kasus tindak pidana terorisme.

“Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan awal oleh tim penyidik investigasi dan tim interogator,” kata Aswin.