Gubernur  Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Asrama Putri di Pondok Pesantren Modern Bait Al-Qur'an Kayuagung, Senin (28/2) siang.
Gubernur  Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Asrama Putri di Pondok Pesantren Modern Bait Al-Qur'an Kayuagung, Senin (28/2) siang.

Herman Deru  Terus  Komitmen Dukung Majunya  Pendidikan Berbasis Islami di Penjuru Sumsel

SindoSumsel.com, KAYU AGUNG –  Gubernur  Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru berharap dengan telah dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Asrama Putri di Pondok Pesantren Modern Bait Al-Qur’an Kayuagung, dapat membuat pondok pesantren semakin lengkap dan memberikan manfaat besar bagi  para santriwati dan masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

“Ponpes Modern Bait Al-Qur’an Kayuagung sangat berperan penting dalam pembentukan karakter yang Islami. Mudah-mudahan pondok pesantren nantinya mampu melahirkan generasi yang Islami,” harapnya saat menyampaikan arahan pada peletakan batu pertama pembangunan Gedung Asrama Putri di Pondok Pesantren Modern Bait Al-Qur’an Kayuagung Kab.OKI, Senin (28/2) siang.

Gubernur Herman Deru mengakui dirinya sangat mendukung berbagai pembangunan utamanya sarana pendidikan yang berbasis Islami. Keberadaan asrama putri baru pondok Pesantren Modern Bait Al-Qur’an tersebut.

“Keberadaan asrama baru ini  nantinya  diharapkam dapat meningkatkan kenyamanan santriwati sehingga lebih  berprestasi dibidang akademik dalam  melahirkan intelektual berbasis Islami,” imbuhnya.

Herman Deru menuturkan, keberadaan Pondok Pesantren dapat memberikan warna dan kontribusi positif bagi masyarakat, peranan Ponpes juga sebagai agen perubahan dan kontrol sosial dalam rangka pemberdaya masyarakat yang agamis.

Baca :  Herman Deru Ajak Santri Manfaatkan Teknologi Syiarkan Islam

“Saya mengajak semua yang ada di sini, untuk menjadikan Gedung Asrama Putrí Pondok Pesantren Bait Al-Qur’an  Kayuagung ini nantinya sebagai wadah pembentukan karakter Islami.  Sehingga dapat dijadikan sebagai benteng generasi muda Islam dari permasalahan bangsa saat ini seperti narkoba, radikalisme dan lainnya,” katanya.

Tekait dengan peringatan Isra Mi’raj 1443 H / 2022 M, Gubernur menghimbau masyarakat untuk selalu menjaga kerukunan yang sudah ada, serta mengajak warganya selalu bersyukur, tidak iri hati dan menjauhi sifat  sombong.

“Peringati Isra Mi’raj adalah momen saat Rasul menerima perintah untuk shalat. Mari kita tegakan sholat sesuai dengan yang diperintahkan selain itu kita isi isra mi’raj ini dengan   mendengarkan tausyah,” pungkasnya.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel sekaligus pembuna Ponpes Bait Al-Qur’an H. Muchendi Mahzareki, S.E, dalam laporannya menyebutkan sejarah berdirinya Pondok Pesantren Modern Bait Al-Qur’an

Baca :  Herman Deru Ajak Pemuda Muslim Meneladani Kehidupan Rasulullah SAW

sejak tahun 2004 akbupaten OKI sama Kabupaten Ogan Ilir  masih menjadi satu, pada waktu itu orang tuannya sekaligus Anggota DPR RI H. Ishak Mekki berpikir membangun pondok pesantren.

Jumlah santri di Pondok Pesantren Bait Al-Qur’an 196 orang terdiri dari SMA 66 orang dan SMP 130 orang.

“Alhamdulillah semakin hari semakin berkembang, atas dasar itulah pondok pesantren bukan hanya mengenyam pendidikan tapi juga dikalangan pesantren lahir santriwan dan santriwati dari Kabupaten OKI,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama juga dilakukan pemberian penghargaan kepada penghafal Al Qur’an terbanyak, diantaranya Dimas Sultoni hafalan 10 juz, Sulis Mardayanti Hafalan 9 Juz, Dia Qisty hafalan 8 juz, Rado Rivaldi hafalan 6 juz.

Peletakan batu pertama pembangunan gedung asrama  santriwati  Pondok Pesantren Modern Bait Al-Qur’an dihadiri juga oleh Anggota DPR RI Ir. H. Ishak Mekki, M.M,  Plh. Bupati OKU Edward Chandra, Pimpinan pondok pesantren Bait Al-Qur’an Kayuagung Syamsul Fuad dan tamu undangan penting lainnya. (*)

Hendri Zainuddin, Presiden Sriwijaya FC

About Miftahul Arzaq

Kontributor situs berita SindoSumsel.com. e-mail : mifdarko@gmail.com