Oyong Hairudin for DPRD Kota Palembang 2024
Indonesia Dapat Kuata Haji Sebanyak 221 Ribu

Indonesia Dapat Kuata Haji Sebanyak 221 Ribu

Palembang SindoSumsel.Com—Pemerintah kerajaan Arab Saudi dan Indonesia kembali menandatangani penyelenggaraan ibadah haji haji 1444 H/2023 M, yang langsung ditandatangani oleh Menag Yaqut Cholil Qoumas bersama Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al Rabiah di Jeddah.

“Alhamdulillah misi haji 2023 dimulai. Saya hari ini menandatangani kesepakatan haji dengan Menteri Haji Saudi. Kuota haji Indonesia tahun ini sebesar 221.000 jemaah,”ujar Yaqut Cholil Qoumas kepada wartawan, Kamis(12/1/2023).

Ia mengungkapkan, bila kuota tersebut berjumlah 203.320 Jemaah Haji reguler dan 17.680 Jemaah Haji Khusus. “Untuk petugas, tahun ini kita mendapat 4.200 kuota,”katanya.

Selain tentang kuota, kesepakatan ini juga mengatur tentang pendaratan (landing) pesawat di Jeddah dan Madinah, serta beberapa kebijakan terbaru terkait pelayanan ibadah haji. Dalam pembicaraan dengan Menteri Haji Saudi disepakati juga tidak adanya pembatasan usia.

Baca :  Kembangkan Corak dan Desain Kain Khas Daerah, Pemprov-Dekranasda Sumsel Gelar Pelatihan Bagi IKM Sandang 

“Sesuai kesepakatan, tahun ini sudah tidak ada pembatasan usia jemaah haji.Artinya, jemaah 65 tahun ke atas juga dapat berangkat haji tahun ini,”Katanya.

Ia mengaku sangat senang untuk bisa memberikan tambahan kuota jemaah haji Indonesia. Apalagi, Indonesia adalah negara penting bagi Saudi. Namun, lanjut Tawfiq, saat ini negaranya tetap mengedepankan kenyamanan dan keselamatan jemaah haji.

“Kenyamanan dan keselamatan ini prioritas. Namun saya katakan, Indonesia akan selalu mendapatkan prioritas dalam memperoleh kuota tambahan. (Mungkin) ada negara yang mengurangi jamaah hajinya sehingga kuota bisa diberikan ke Indonesia. Semua tentu sudah rindu berhaji (dalam kondisi normal),”Katanya.

Menurutnya, saat ini sudah tidak ada lagi muassasah, namun penyelenggaraan haji dilakukan oleh syirkah atau perusahaan. Ada enam syirkah (perusahaan) yang ditunjuk dalam pelaksanaan layanan ibadah haji tahun ini. Setiap negara, termasuk Indonesia, dapat memilih syirkah dalam menyiapkan layanan.

Baca :  Puluhan Petak Kios di Pasar Cinde Hangus Terbakar, Ini Penyebabnya

Indonesia Dapat Kuata Haji Sebanyak 221 Ribu

“Sehingga akan ada kesempatan untuk mendapatkan harga terbaik. Saya juga meminta agar perjanjian dibuat dengan detail, agar dapat memberikan layanan terbaik juga, Jika detail, ini akan menjadi pegangan ketika syirkah melanggar. Jika mereka melanggar, kami bisa memberikan sanksi,” katanya lagi.

Para syirkah akan dihadirkan dalam Muktamar Haji, 9 Januari 2023. Sehingga, setiap negara bisa menilai langsung kesiapan dan tawaran layanan yang mereka siapkan. Dalam muktamar tersebut juga akan digelar pameran beberapa produk layanan haji dan seminar perhajian.

 

“Terima kasih karena Indonesia diajak terlibat sejak awal dalam proses haji 2023, termasuk undangan menghadiri Muktamar Haji. Menag mengapresiasi langkah transformasi yang dilakukan Saudi dalam penyelenggaraan ibadah haji. Transformasi itu mengarah pada penyelenggaraan haji yang lebih profesional,”Kata.

 

Hendri Zainuddin, Presiden Sriwijaya FC

About Widodo

Berkarya untuk lingkungan