Minggu , 23 Juni 2024
Terdakwa sedang mendengarkan isi tuntutan yang di bacakan Jaksa dalam persidangan (13/02/24)

Jual Minyak Solar dan Bensin Palsu, Arjo Madjuri dituntut Jaksa 1 Tahun 3 Bulan Kurungan

Palembang, Sindosumsel.com – Terdakwa Arjo Madjuri menjalani sidang tuntutan dipengadilan negeri Khusus klas IA Palembang Terdakwa terjerat Kasus pemalsuan bahan Bakar Minyak dan Gas Bumi berjenis solar dan bensin ilegal pada hari selasa (13/02/24).

Tuntutan tersebut dibacakan oleh jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Palembang Sigit
Subiantoro SH, terdakwa dituntut dengan Hukuman 1 tahun 3 bulan penjara dihadapan majelis Hakim Romi Sinatra SH MH pada persidangan yang digelar di pengadilan negeri (PN) Palembang selasa (13/2/24)

Pada isi tuntutan Jaksa, Menyatakan bahwa perbuatan terdakwa Arjo Madjuri secara sah dan menyakinkan bersalah telah terbukti melakukan tindak pidana orang yang meniru atau memalsukan bahan bakar Minyak dan Gas Bumi berjenis solar dan bensin

“Atas perbuatannya terdakwa Arjo Madjuri diatur dan dipidana dalam dakwaan Pasal 54 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi

Menuntut menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa Arjo Madjuri dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun dan 3 (tiga) bulan serta denda Rp 1 miliar Subsider 3 bulan “Jelas JPU saat membacakan tuntutan di persidangan

Usai mendengarkan tuntutan yang dibacakan oleh Jaksa penuntut umum , majelis Hakim memberikan pertanyaan kepada terdakwa melalui tim kuasa hukumnya untuk menyampaikan nota pembelaan (pledoi) pada sidang pekan depan

Dalam dakwaan JPU,Kejadian bermula pada bulan Oktober 2023,anggota kepolisian Polrestabes Palembang bersama rekan lainnya mendapat informasi dari Masyarakat bahwa di sebuah yang bertempat di Perum Putri Wulan kelurahan bukit baru kecamatan ilir barat l kota Palembang, adanya BBM yang dijual dengan harga murah

Baca :  Pemerintah Memindahkan 18 Anak Panti Asuhan ke Balai BP

Mendapatkan informasi tersebut tim kepolisian polrestabes Palembang bersama tim lain langsung mendatangi dan melakukan penyelidikan, kemudian setiba dilokasi
teryata di rumah tersebut ada terdakwa
beserta alat atau bahan yang digunakan untuk melakukan pencampuran minyak solar olahan

Berupa 2 (dua) kantong plastik berisi Bahan Kimia warna hijau (perwarna minyak), 2 (dua) kantong plastik berisi Bahan Kimia warna kuning (perwarna minyak), 50 (lima puluh) derigen besar berisi ±750 liter Minyak Solar olahan, 28 (dua puluh delapan) derigen besar berisi ±420 liter Minyak Bensin olahan, 5 (lima) derigen kecil berisi ±30 liter Minyak Solar Olahan, 1 (satu) buah ember kosong ukuran 20 (dua puluh) liter, 1 (satu) buah drum plastik biru, 1 (satu) buah gayung modifikasi, 1 (satu) buah corong warna biru, dan 1 (satu) buah takaran liter.

Kemudian pada saat pihak kepolisian bersama rekan lainnya menayangkan terkait surat -surat izin kepemilikan minyak solar olahan dan minyak bensin olahan tersebut

terdakwa tidak dapat memperlihatkan atau menunjukkannya sehingga terdakwa beserta barang bukti diamankan dibawa ke Polrestabes Palembang.(nan)