Selasa , 5 Maret 2024
Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumsel Tegaskan Tetap Solid Dukung Airlangga
Ketua DPD Golkar Provinsi Sumsel Bobby Rizaldi

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumsel Tegaskan Tetap Solid Dukung Airlangga

PALEMBANG,SINDOSUMSEL.COM–Ketua DPD Golkar Provinsi Sumsel Bobby Rizaldi tegas menyatakan tetap solid mendukung  Airlangga Hartarto dan tidak akan ada musyawarah nasional luar biasa (Munaslub).

 

“DPD Golkar Provinsi Sumsel dan seluruh kabupaten dan kota se Sumsel  semuanya tetap solid. Jadi tidak ada Munaslub, masih solid mendukung Airlangga Hartarto untuk memenangkan pilpres, pileg dan pilkada 2022,”ujarnya,Jumat (28/7/2023).

 

Oleh sebab itu, pihaknya menyayangkan isu munaslub yang dilontarkan Idrus Marham dan sebagian kader lainnya.

 

“Hentikan wacana itu, tidak ada munaslub. Sekarang lebih baik fokus dukung Pak Airlangga untuk memenangkan pemilu,” katanya.

 

Bobby menuturkan, terkait pemanggilan Airlangga Hartarto sebagai saksi oleh Kejagung itu tidak perlu dikhawatirkan. Karena pemanggilan tersebut biasa saja demi keperluan proses hukum.

 

“Karena pemanggilan itu didasari dengan pertimbangan posisinya sebagai Menko perekonomian,” ujarnya.

Baca :  Ganjar Pranowo Hadirkan Artis Ibu Kota, Polisi Tetap Melakukan Keamanan

 

“Tidak perlu berspekulasi di publik. Itu biasa saja untuk keperluan proses hukum yang harus dihormati. Sebaiknya semua kader golkar fokus memenangkan Pileg baik dengan menguatkan infrastruktur partai dan kerja-kerja elektoral di dapil,” tambahnya.

 

Bobby mengajak para kader Golkar untuk memberi dorongan kepada Airlangga agar dapat memastikan Golkar menang di Pemilu 2024.

 

“Kita harus beri dorongan dan dukungan untuk beliau terus konsolidasi, memastikan kemenangan Partai Golkar di 2024,” tandasnya. 

Sebelumnya,  bekas Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham meminta Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Golkar tak takut untuk mengganti Airlangga.

“Nggak usah takut DPD I itu kalau ketua umumnya diganti, yang penting ada tidak kesadaran besar untuk melihat ada kasus-kasus yang mengaitkan ketum,” katanya.