Lagi Mall Jadi Sasaran Empuk Pelaku Kejahatan, Kok Bisa ?
Zahira Difa Zahrani (17) ditemani orang tuanya Heri dan Yuli Fitrianti mendatangi ruang pengaduan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang,

Lagi, Mall Jadi Sasaran Empuk Pelaku Kejahatan

Palembang SindoSumsel.com– Pusat belanja mewah yang biasa disebut Mall bukan lagi tempat yang nyaman bagi masyarakat, pasalnya beberapa bulan terakhir tindak kejahatan terjadi di Mall.

Diketahui pada bulan lalu gerai handphone di PIM Mall digondol maling dengan total kerugian miliaran rupiah, kini copet dialami seorang pelajar SMA di Kota palembang bernama Zahira.

Zahira Difa Zahrani (17) ditemani orang tuanya Heri dan Yuli Fitrianti mendatangi ruang pengaduan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Rabu (1/2/2023).

Kedatangan Zahira yang ditemani oleh kedua orang tuanya ini  lantaran menjadi korban pencopetan saat berbelanja di MR DIY yang berada di Palembang Trade Center (PTC) Mall, Selasa,(31/1/2023) sekitar pukul 16.00WIB.

“Saya lagi mencari barang. Terus ada ibu-ibu di sampingnya.  Dia berakting normal saja, seperti orang biasa pada umumnya. Ternyata, pas dilihat dari rekaman CCTV dia sambil buka tas saya,”ujarnya kepada wartawan saat ditemui di SPKT Polrestabes Palembang, Rabu(1/2/2023).

Baca :  10 Rumah Hangus Terbakar di 3-4 Ulu

Ia menjelaskan, bila saat berada di kasir membayar barang belanjaan, dia baru menyadari bahwa resleting tas miliknya sudah terbuka dan dia pun langsung mencari keberadaan ponselnya.

“Pas mau bayarkan resleting tas terbuka dan saya cari ponsel tidak ada lagi. Kemudian saya melihat rekaman CCTV, dan ternyata benar ibu-ibu itu yang membuka tas saya. Yang hilang Hp Samsung Galaxy A52s,” katanya.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Haris Dinzah membenarkan pihaknya telah menerima laporan korban. “Sudah membuat laporan polisi, masih dalam penyelidikan,”Katanya.

Humas PTC Mall Felice membenarkan aksi copet tersebut. Dia mengatakan, kejadian itu sedang ditangani oleh aparat kepolisian.

“Ditunggu saja updatenya. Untuk sekarang kami sudah serahkan data-data yang ada untuk bukti pendukung. Ini kita minta diproses agar kedepannya jangan ada yang coba-coba melakukan kriminal di PTC. Sebab ini penting, terkait pelayanan, keamanan, dan kenyamanan pengunjung dan juga tenant PTC,”Katanya.