Minggu , 14 April 2024

Masyarakat Miskin Kota Palembang Dukung KPK

PALEMBANG,SINDOSUMSEL.COM–Banyaknya isu yang beredar dalam melemahkan KPK justru di Palembang mendapatkan dukungan penuh dari Masyarakat Miskin Kota (MMK) yang hari ini, Selasa(10/10/2023) melakukan unjuk rasa.

Mendapat pengawalan dari pihak kepolisian, massa yang dipimpin oleh Ketua MMK, Arifin Kalender mendukung kinerja KPK untuk memberantas setiap tindak pidana korupsi di Indonesia.

Sebagai contoh yang dianggap dapat melemahkan kinerja KPK ini, yakni berkaitan dengan beredarnya foto pertemuan antara Ketua KPK RI, Firli Bahuri dan mantan Menteri Pertanian Syahril Yasin Limpo (SYL) tersebut.

“Itu tidak ada kaitan dengan proses penyidikan dan sekaligus penanganan kasus korupsi yang sekarang ini ditangani di Kementerian Pertanian. Hal ini tidak ada sangkut pautnya terkait kasus yang ditangani KPK tersebut. Tuduhan pemerasan dengan memakai bukti foto antara SYL dengan Ketua KPK RI, merupakan suatu hal yang keliru dan juga bisa dianggap penggiringan opini,”ujarnya kepada wartawan.

Hal ini dikatakannya biasa. Siapapun bisa saja berfoto sama Ketua KPK. “Tentunya dengan waktu yang jua tepat. Kita anggap hal ini sebagai bentuk pelemahan terhadap kinerja KPK yang saat ini sedang gencarnya mengungkap korupsi di lingkungan kementerian,” ungkap Arifin Kalender.

Baca :  Tuntutan PT SNS Akhirnya Dicabut Setelah Dilakukannya Pelunasan

Terkait hal tersebut, dirinya tentunya akan mendukung setiap upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh KPK tersebut. Bahkan, apa yang dilakukan oleh KPK RI tersebut tentunya akan banyak tantangan dan tentangan yang dihadapi.

Meskipun demikian, dirinya meyakini selama kerjanya ikhlas dan untuk kepentingan negara, pasti semua hal tersebut bisa diatasi. Yang juga tidak kalah penting lagi, semua masyarakat akan mendukung dan mensupport penuh apa yang dilakukan oleh KPK mengungkap gurita besar korupsi di tanah air.

“Kita siap berjuang bersama KPK dalam hal penanganan dan pemberantasan korupsi di tanah air. Karena semua hal tersebut, sudah jadi kewajiban kita sebagai anak bangsa. Di sisi lain, ini juga untuk kemaslahatan pada semua orang. KPK kuat, maka korupsi di Indonesia akan berkurang. Satu suara, save KPK RI,”Katanya.