Menyisakan Tiga Kloter Lagi, Hari Ini 359 Jemaah Kloter 21 Diterbangkan
Jamaah Haji Sumsel kloter 21 menuju tanah suci.

Menyisakan Tiga Kloter Lagi, Hari Ini 359 Jemaah Kloter 21 Diterbangkan

PALEMBANG,SINDOSUMSEL.COM–Embarkasi Palembang hari ini memberangkatkan 359 jemaah haji kloter 21 asal Kabupaten OKI dan Kota Palembang. Mereka dilepas Gubernur Sumsel diwakili Kepala Biro Kesra H. Abdul Hamid di Aula Asrama Haji Embarkasi Palembang, Selasa (20/6) siang.

Kloter 21 akan menuju Bandara King Abdul Aziz Jeddah dan Kota Mekkah untuk bergabung rekan-rekannya di wilayah Syisyah.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kanwil Kemenag Sumsel H. Armet Dachil menjelaskan, hingga kloter 21 Embarkasi Palembang telah memberangkatkan 7.536 jemaah dengan rincian jemaah Sumsel 6.367, jemaah Babel 1.065, dan 104 petugas kloter. Sementara jemaah yang tertunda berangkat lima orang dan jemaah yang meninggal dunia berjumlah tiga orang. Satu meninggal di embarkasi dan dua meninggal di Arab Saudi.

“Pemberangkatan jemaah dari Embarkasi Palembang masih menyisakan tiga kloter lagi. Terakhir kita akan memberangkatkan jemaah kloter 24 pada 23 Juni sore. Kloter 24 merupakan jemaah yang masuk kuota tambahan,” jelas Armet.

Lantaran masa-masa Arafah Muzalifah Mina (Armuzna) yang merupakan puncak haji sudah semakin dekat, Armet kembali mengingatkan jemaah Sumsel untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin, terutama dari segi fisik dan kesehatan. Kepada para petugas kloter, Armet berharap mereka dapat melakukan koordinasi dengan PPIH Arab Saudi sehingga memahami dengan baik alur perjalanan jemaah di masa Armuzna mendatang.

“Berbekal bimbingan teknis dan pengalaman yang dimiliki, kami percaya para petugas kloter memahami betul apa yang harus dilakukan di lapangan. Masa-masa Armuzna memang masa-masa krusial karena ini masuk rangkaian rukun-rukun haji. Jaga koordinasi dan kekompakan agar seluruh jemaah dapat melaksanakan rukun dan wajib haji sesuai harapan kita semua,” terang Armet.

Baca :  Kades di Banyuasin Ditantang Berduel Oleh Pria Bertato

Jelang puncak haji, jemaah haji Indonesia akan mulai diberangkatkan secara bertahap ke Arafah pada 8 Zulhijah 1444 H. Jemaah akan mengenakan kain ihram dan mengambil miqat di hotel masing-masing. Pergerakan akan dimulai dari jam 07.00 waktu Arab Saudi hingga selesai. Jadwal keberangkatan ke Arafah disusun berbasis kloter. Jemaah di setiap kloter dapat secara disiplin mematuhi jadwal keberangkatannya. Persiapan di hotel bisa dilakukan satu jam sebelum keberangkatan. Kloter yang jadwal keberangkatannya jam 11.00 siang misalnya, tidak perlu bersiap sejak jam 07.00 pagi. Apalagi sampai ikut memadati area lobi hotel dan sudah mengenakan kain ihram.

“Agar tidak menumpuk di lobi hotel, jemaah agar mematuhi jadwal keberangkatannya. Mandi dan persiapan mengenakan kain ihram bisa dilakukan pada rentang satu atau satu setengah jam sebelum keberangkatan. Sebelum itu, jemaah bisa memanfaatkan waktunya untuk istirahat,” papar Armet.

Sementara itu, Kepala Biro Kesra Pemprov Sumsel H. Abdul Hamid saat melepas kloter 21 menyampaikan, kesempatan untuk berangkat haji merupakan kesempatan yang sangat berharga. Dia berharap jemaah kloter 21 mensyukuri kesempatan langka yang diberikan Allah SWT ini. Dia berpesan agar jemaah Sumsel dapat memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk memperbanyak ibadah di Tanah Suci.