Oyong Hairudin for DPRD Kota Palembang 2024
Meski Tenggelam, 37 ABK Selamat dan Pengiriman Batubara Keluar Negeri Tetap Berjalan
Tangkapan layar detik-detik Floating Crane merk Ark Shiloh di perairan Selat Bangka (Ambang Luar) Muara Banyuasin Sumatera Selatan, Rabu 28 Desember 2022 pagi sekitar pukul 06.00 WIB

Meski Floating Crane Tenggelam di Perairan Selat Bangka, 70.000 Ton Batubara Tetap Terkirim ke Luar Negeri dan 37 ABK Selamat

Palembang,Sindosumsel.Com—Tenggelamnya floating crane merk  Ark Shiloh di perairan Selat Bangka (Ambang Luar) Muara Banyuasin Sumatera Selatan, Rabu 28 Desember 2022 pagi sekitar pukul 06.00 WIB tak makan korban jiwa dan 37 crew ABK selamat.

Kasi status Hukum dan Sertifikasi KPLP BoomBaru, Sunarso mengatakan, bahwa peristiwa tenggelamnya floating crane di perairan selat Bangka tersebut tak menghentikan pengiriman batubara keluar negeri.

“Kapal tersebut sudah berada disitu sejak tanggal 16 Desember 2022 telah selesai memindahkan batubaranya dari tongkang ke kapal induk,”ujarnya saat dihubungi via telepon,Rabu(28/12/2022).

Saat ditanya apa penyebabnya tenggelamnya floating crane, ia mengungkapkan, masih menunggu hasil penyelidikan polisi. “Untuk penyebabnya kita masih menunggu hasil penyelidikan polisi dan tenggelamnya karena kebocoran,”Jelasnya.

Baca :  Pemprov Sumsel Efektifkan Penggunaan DTU dan BTT Untuk Kendalikan Inflasi

Lebih lanjut, Sunarso menambahkan, untuk 37 ABK yang berada di floating crane berhasil diselamatkan. “Dari aktivitas yang kita pantau atau semalam, kondisi floating crane hanya sendiri dan statusnya masih menunggu tongkang, karena kapal induk tidak bisa masuk ke dalam, maka digunakan tongkang untuk mengangkut batu bara tersebut ke kapal induk yang muatannya berkisar sampai 60.000-70.000 ton dengan tujuan keluar negeri,”jelasnya.    

Sementara itu Kepala basarnas Palembang hery Marantika, menjelaskan bahwa sekira pukul 14.15 wib team rescuenya sudah berada dilokasi melakukan pemantauan dan intercept terhadap kecelakaan kapal tersebut. 

Baca :  Laga Pembuka Livoli Sumsel, Muba Tumbang dari Caroline Palembang

“Berdasarkan informasi yang didapat dari personil yang berada dilokasi bahwa benar untuk seluruh crew kapal ARK Shiloh yang berjumlah 37 orang sudah dievakuasi ke dermaga Tanjung Buyut Sungsang, Sumatera Selatan untuk selanjutnya diserahkan kepihak perusahaan agen kapal yang berada dipalembang. Dengan keadaan selamat sedangkan untuk kapal ARK Shiloh sendiri saat ini masih berada di dasar laut dan sedang diupayakan untuk proses pengangkatan oleh pihak pemilik kapal,”Katanya.

Hendri Zainuddin, Presiden Sriwijaya FC

About Widodo

Berkarya untuk lingkungan