Minggu , 14 April 2024
Motif Dendam Alasan Ridwan Menghabisi Nyawa Korban
Kapolsek Seberang Ulu II Kompol Bayu didampingi Kanit Reskrim Iptu Andrean angkat barang bukti Celurit dan Pedang

Motif Dendam Alasan Ridwan Menghabisi Nyawa Korban

PALEMBANG,SINDOSUMSEL.COM–Polsek Seberang Ulu II ringkus tiga tersangka kasus pengeroyokan terhadap Ariansyah (25) di Jalan KH Azhari Lorong Balaraja  Palembang, Minggu(23/5/2023) hingga korban meninggal dunia. 

Tersangka tersebut Muhammad Ridwan (27), Keny Hermanto(25), Fikri Ramadhan (25) yang diringkus tak jauh dari lokasi kejadian, Minggu(28/5/2023). 

“Hari ini kita akan merilis tindak giat pidana 170 KUHP, yang korbannya meninggal dunia,”ujar Kapolsek Seberang Ulu II Kompol Bayu didampingi Kanit Reskrim Iptu Andrean kepada wartawan, Rabu(31/5/2023). 

Motif melakukan pengeroyokan terhadap korban hingga meninggal karena balas dendam. “Memang sejak sebelumnya korban dan tersangka (Muhammad Ridwan) ini mempunyai masalah pribadi terhadap korban hingga mempunyai kesempatan untuk membalaskan dendamnya,”Tambah Bayu. 

Kejadian tersebut berawal saat korban (Ariansyah) sedang nongkrong bersama temannya. Tiba-tiba para tersangka datang berempat menggunakan motor sambil celurit dan pedang.  

Baca :  Kartu Merah Buat Permainan Indonesia Berantakkan, Dibantai 7-1

Tanpa basa-basi kedua tersangka (Ridwan dan Kenny) menghabisi korban hingga tewas. Sementara itu, peran fikri dan  M (DPO) hanya mengendarai motor. 

Atas kejadian tersebut korban mendapati luka di dibagian kepala dan tubuh korban hingga meninggal dunia. “Teman korban juga alami luka dan memberitahukan peristiwa tersebut dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek SU II. Dan langsung kita tangkap mereka,” 

Ketiga pelaku akhirnya mendekam di penjara dengan terjerat pasal 170 ayat 2 ke 3 Junto 55 ayat 1 dengan hukuman dan penjara 12 tahun. 

Motif Dendam Alasan Ridwan Menghabisi Nyawa Korban

Sementara itu dari pengakuan tersangka Muhammad Ridwan membenarkan bila, perbuatannya tersebut menghabisi nyawa korban karena dendam. 

“Sebelum terjadinya itu adik saya pernah didatangi oleh korban dengan membawa pedang. Untuk itu aku melakukan ini,”singkatnya. 

Baca juga: Warga 10 Ulu Diganjar Beras Murah Sebanyak 7 Ton