Oknum Dosen di Palembang Diduga Lakukan Plagiat, Pancing Reaksi GAP
Mahasiswa yang tergabung dalam GAP

Oknum Dosen di Palembang Diduga Lakukan Plagiat, Pancing Reaksi GAP

PALEMBANG,SINDOSUMSEL.COM–Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Anti Plagiat (GAP) melakukan aksi unjuk rasa di halaman Universitas Kader Bangsa (UKB) Palembang, Senin(12/6/2023).

Aksi yang menuntun oknum dosen yang diduga melakukan plagiat atas karya ilmiah yang telah dibuat, memancing reaksi kemarahan bagi para mahasiswa yang berada di kawasan Kelurahan 7 Ulu Palembnang tersebut.

koordinator aksi, Jimmy mengatakan, bahwa pihaknya menemukan sinyal adanya plagiat di perguruan tinggi swasta mencapai 90 persen.

“Maka kita disini kita dari berbagai kalangan, meminta non aktifkan pelaku plagiat tersebut dari jabatannya,”katanya.

Aksi ini juga berlanjut dengan peletakkan fotokopi karya ilmiah yang diduga di plagiat oleh oknum dosen tersebut ke depan lobby kampus.

Sementara itu, Kuasa Hukum UKB, M Aminuddin mengatakan, bahwa aksi demo itu tidak jelas karena mereka itu pihaknya tidak mengetahui dari unsur masyarakar, mahasiswa ataupun pelajar.

“Kita tidak tahu mereka ini dari mana, yang jelas kita mendapatkan informasi berdasarkan surat yang masuk ke Polrestabes Palembang. Mengenai aksi demo mengetas namakan GAP,” ujarnya, Senin (12/6/2023).

Namun yang jadi permasalahannya itu, mereka menggelar aksi demo mengenai plagiat yang dilakukan dosen di perguruan tinggi swasta se-Indinesia. Tapi mereka menggelar demo di UKB.

Baca :  Mahasiswa UBD Pionir Ikuti MBKM ke Samarinda

“Hal ini timbul tanda tanya besar kita, karena mereka demo itu mengenai plagiat yang dilakukan dosen di perguruan tinggi swasta se-Indinesia, tapi mereka menggelar demo di UKB,” katanya.

 

Amin Tras, demikian sapaan akrabnya menjelaskan, atas dasar itulah kliennya tidak bisa menanggapi tuntutan para pendemo karena, aksi mereka tidak jelas baik tujuan demo, maupun pelaku plagiat itu karena mereka tidak menyebutkan namanya.

 

“Kita juga tidak tahu korbannya siapa, kalau memang mereka ada bukti dan melakukan aksi demo karena adanya dosen UKB melakukan plagiat. Mereka harus membuktikan dengan menunjukkan bukti-bukti yang kongkrit,” terang dia.

 

Atas aksi demo itu, kliennya akan membuat laporan polisi. “Kita akan buat laporan polisi karena, atas aksi demo tersebut mereka diduga mencemarkan nama baik UKB,” tambahnya.

 

Sementara itu, koordinator aksi, Jimmy mengatakan, bahwa pihaknya menemukan sinyal adanya plagiat di perguruan tinggi swasta mencapai 90 persen.

 

“Maka kita disini kita dari berbagai kalangan, meminta non aktifkan pelaku plagiat tersebut dari jabatannya,” tandasnya.