Senin , 15 April 2024
Palembang Darurat Cagar Budaya, Puluhan Seniman Kota Palembang Minta Harnojoyo Ditinjau Kembali Sebagai Ketua Presidium JKPI
Puluhan seniman geruduki kantor DPRD Kota Palembang, Jumat(17/2/2023).

Palembang Darurat Cagar Budaya, Puluhan Seniman Kota Palembang Minta Harnojoyo Ditinjau Kembali Sebagai Ketua Presidium JKPI

Palembang, SindoSumsel.com—Puluhan seniman yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Cagar Budaya Kota Palembang memadati Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang, Jumat (17/2/2023) pagi.

Kedatangan para seniman ini bukan tanpa sebab, mereka mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dan mendesak DPRD Kota Palembang membentuk Pansus Darurat Cagar Budaya, karena cagar budaya di Kota Palembang sudah berstatus darurat.

“Kami akan terus melakukan aksi. Dan tentu kami akan membuat catatan untuk Pemkot Palembang. karena akan meninggalkan kesan buruk untuk Pemkot Palembang pada periode ini. Dan meminta Pemkot Palembang membentuk Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) yang baru. Lalu, meminta Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) meninjau kembali Harnojoyo sebagai Ketua Presidium JKPI 2022-2023.“ujar kepada wartawan Penanggung Jawab Aksi Vebri Al Lintani, Jumat (17/2/2023).

Ia mengungkapkan, bila banyak walikota kalau tidak peduli dengan aspirasi ini, maka mungkin masa inilah walikota terburuk dalam sejarah. “Sementara kita DPRD (Kota Palembang) telah menyambut baik menyambut baik usulan-usulan kita. Tinggal, nanti kita kawal agar usulan ini diterima semua pihak DPRD Kota Palembang,” katanya.

Baca :  Kloter 20 Diberangkatkan, Jelang Puncak Haji Jemaah Diminta Jaga Stamina

Sementara itu, Ketua Komisi 4 DPRD Kota Palembang, Duta Wijaya menuturkan, akan berkoordinasi dengan dinas terkait atas pembiaran cagar budaya yakni makam pangeran Kramajaya Perdana Menteri di Jalan Segaran, Lorong Kambing, Kelurahan 15 Ilir Kecamatan Ilir Timur 1 Palembang dan Balai Pertemuan yang berada di Jalan Merdeka Kecamatan Ilir barat 1 Palembang

Kami akan berkoordinasi dengan dinas kebudayaan dan pimpinan kami atas pembiaran cagar budaya ini dan akan memberikan tahukan tuntutan hari ini,”katanya.

Ia menambahkan, bahwa selama ini anggaran untuk perawatan cagar budaya ini ada. “Selama ini ada anggaran yang disediakan,”tutupnya.