Pedagang Pempek Yang Jadi Korban Salah Tangkap Minta Keadilan
Agus, Pedagang Pempek yang jadi korban salah tangkap oleh warga

Pedagang Pempek Yang Jadi Korban Salah Tangkap Minta Keadilan

Palembang,SindoSumsel.com—Agus Tarwin(50)warga Jalan Naskah Kecamatan Sukarami Palembang mendatangi kantor pengacara Titis Rahmawati lantaran menjadi korban salah tangkap di Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin pada Selasa (14/2) lalu.

Pria yang berprofesi sebagai pedagang pempek ini dituduh maling oleh warga, saat dirinya mengambil uang hasil jualan karet di desa tersebut, namun saat dijalan Agus malah di hajar masa.

“Saya dipukuli, dibacok, hingga dilempar menggunakan batu oleh warga,”ujarnya

Hingga akhirnya Agus menjadi bulan-bulanan warga, pria yang baru-baru ini keluar dari rumah sakit akibat luka yang diterimanya ini mengaku, bila ada oknum polisi yang diduga sengaja membiarkannya di massa dengan kondisi tangan yang di borgol.

Tak sampai disitu, Agus juga menerima perilaku yang kurang pantas atau di telanjangi juga. Akibat di masa oleh warga dirinya mengalami mengalami luka bacok di bagian tubuh hingga giginya rontok terkena pukulan.

Baca :  Satres Narkoba Polrestabes Palembang Mengamankan Pengedar di Sukarami

“saya masuk rumah sakit terdekat sehari dan di RS Charitas 4 hari,”katanya.

Sementara itu Titis Rachmawati selaku kuasa hukum mengatakan pihaknya sudah membuat laporan pengaduan ke Propam Polda Sumatera Selatan karena adanya dugaan oknum kepolisian yang lalai ketika peristiwa terjadi.

Pedagang Pempek Yang Jadi Korban Salah Tangkap Minta Keadilan

“Kita sudah buat laporan kepolisian karena adanya dugaan kelalaian oknum kepolisian yang berada di sana,” ungkapnya.

Saat ini Titis bersama timnya berjanji akan mendampingi korban hingga kasus tersebut selesai secara hukum”Selama keadilan untuk korban belum terpenuhi, kita akan terus mengawal kasus ini,” tandasnya.

Baca Juga: Buka Pasar Bedug Seguntang, Herman Deru  Apresiasi Kolaborasi Admin Medsos Palembang, IKAPPI dan ICSB Sumsel