Pemalak Sadis Yang Sering Beraksi di Jalan Soekarno Hatta, Dipelor Petugas
Mengenakan baju tahanan berwarna orange sambil didorong petugas menggunakan kursi roda, Arya Saputra(32) pelaku pemalakan sopir truk luar Kota Palembang ini tak berkutik

 Pemalak Sadis Yang Sering Beraksi di Jalan Soekarno Hatta, Dipelor Petugas

Palembang,SindoSumsel.com—Mengenakan baju tahanan berwarna orange sambil didorong petugas menggunakan kursi roda, Arya Saputra(32) pelaku pemalakan sopir truk luar Kota Palembang ini tak berkutik saat dihadiri langsung oleh polisi.

Terlihat kaki kanan pelaku berbalut perban yang belakangan diambil tindakkan tegas dan terukur akibat pelaku melawan petugas dan mencoba kabur dari kejaran petugas.

“Jadi, mereka ini sering beraksi di perempatan lampu merah di wilayah seputaran Jalan Macan Lindungan, Soekarno Hatta, dan KM 12 Palembang. Memang sejak satu Minggu lalu kita sudah melakukan pengejaran terhadap para pelaku, dan Alhamdulillah berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku inisial AR,” ujar“Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Haris Dinzah, Jumat(18/11/2022).

Modus para pelaku dikatakannya  setiap perempatan lampu merah bersama – sama melakukan pemalakan terhadap sopir – sopir truk yang datang dari luar kota Palembang, “Para pelaku ini memang sudah meresahkan sopir – sopir truk luar kota yang melintas di Kota Palembang, dan bila mereka saat memalak tidak diberikan uang oleh sopir atau tidak sesuai dengan keinginan pelaku, mereka memaksa bahkan sampai melukai,” jelas Kompol Haris.

Baca :  Kirim Doa Bersama Ke Saudara Kita Palestina,Herman Deru Gelar Sholat Ghoib Berjemaah

 Pemalak Sadis Yang Sering Beraksi di Jalan Soekarno Hatta, Dipelor Petugas

 

Ia menuturkan, memang pada saat dilakukan penangkapan pelaku ini melakukan perlawanan terhadap kami sehingga diberikan tindakan tegas terukur kemudian langsung dibawa ke Polrestabes Palembang. 

“Mereka ini biasanya memiliki tim, dan saat ini pelaku lainnya sedang kami lakukan pengejaran, para pelaku biasanya meminta uang diatas Rp 100 ribu bahkan ada yang meminta hingga Rp 900 ribu, korban ini bahkan uang jalan sopir diambil semuanya Rp 900 ribu,” tambahnya. 

Kompol Haris Dinzah menghimbau kepada pelaku yang masih melakukan pemalakan terhadap sopir truk hingga membuat resah. “Jangan lagi melakukan pemalakan pada sopir truk, apabila masih melakukan maka kami tidak akan segan melakukan tindakan tegas terukur saat dilakukan penangkapan apalagi melakukan perlawanan,”Katanya. 

Baca :  Herman Deru Nilai Pentingnya Arsip Sejarah Sebagai Warisan Untuk Generasi Penerus

Sementara, tersangka Ari sendiri saat diwawancarai langsung mengakui perbuatannya. “Saya mengambil Handphone yang mengambil uang sopir teman saya, baru satu kali saya kak, biasanya aku cuman ngamen minta duit Rp 20 ribu, kalau teman saya itu sudah biasa sering,” katanya. 

 

Hendri Zainuddin, Presiden Sriwijaya FC

About Widodo

Berkarya untuk lingkungan