Senin , 15 April 2024
Pemerintah Memindahkan 18 Anak Panti Asuhan ke Balai BP
Belaan anak panti asuhan Fisabililah Al Amin di pindahkan ke Balai Budi Perkasa.

Pemerintah Memindahkan 18 Anak Panti Asuhan ke Balai BP

Palembang,SindoSumsel.com–Pasca meringkus pemilik panti asuhan Fisabilillah Al Amin, Sabtu(25/2/2023)malam  kini pemerintah Kota Palembang memindahkan ke-18 anak  yatim piatu tersebut  ke Dinas Sosial Kota Palembang.

Terlihat di lokasi kejadian di Jalan Mangkubumi Lorong Bunga Kecamatan Ilir Timur II Palembang polisi, sekda Kota Palembang Ratu Dewa dan Dinas Sosial Kota Palembang sudah sudah berada di TKP.

Beberapa bantuan sembako dan makanan diberikan kepada 18 anak panti asuhan tersebut. Rasa trauma terlihat masih terpancar di wajah mereka, Namun petugas kepolisian dari Urkes Polrestabes Palembang dan sejumlah anggota Dinas sosial mencoba memberikan perhatian lebih kepada mereka.

Sekda Kota Palembang Ratu Dewa menuturkan bila belasan anak yatim piatu ini  akan dipindahkan ke Dinas Sosial Kota Palembang guna menjauhkan mereka dari rasa trauma serta melancarkan jalannya olah TKP yang akan langsung dilakukan oleh Satreskrim Polrestabes Palembang.

“Kita sudah melakukan koordinasi baik ke Dinas Sosial Kota Palembang maupun Provinsi untuk memindahkan anak-anak ke tempat yang lebih baik dan menjauhkan mereka dari rasa trauma,”ujarnya kepada awak media, Senin(27/2/2023).

Baca :  Pembuat Parcel Yang Bersumpah Pocong Tak Berbuat Cabul Terhadap Anak Dibawah Umur

Setidaknya ada 18 orang anak panti asuhan dipindahkan ke Balai Budi Perkasa Kemensos Jalan Sosial Kecamatan Sukarami Palembang. Dihari yang sama juga polisi melakukan olah TKP dan memasang garis polisi.

“Kita Sudah melakukan pemeriksaan terhadap empat orang saksi dan satu pelaku berinisial H,”kata Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mohamad Ngajib kepada wartawan.

18 Anak Panti Asuhan Fisabilillah Al Amin Dipindahkan ke Balai Budi Perkasa 

Rencananya pelaku akan dihadirkan langsung secara rilis Senin (27/2/2023) di Polrestabes Palembang.

selain memindahkan mereka dihari yang sama polisi juga melakukan olah TKP dan memasang garis polisi di panti asuhan tersebut, serta telah memeriksa 4 orang saksi dan satu orang pelaku bernama Muhammad Hidayatullah atau akrab disapa Dayat, yang rencananya senin 27 Februari 2023 akan dirilis kepada awak media. 

 

Baca juga: https://www.sindosumsel.com/dprd-kota-palembang-tunggu-status-hukum-pemilik-panti-asuhan-sekda-ungkap-legalitasnya/Ternyata Emak-Emak Yang Copet Pelajar Merupakan Komplotan Teletubbies