Oyong Hairudin for DPRD Kota Palembang 2024
Susandi melaporkan lurah Bayung Lincir ke Polda Sumsel dengan nomor surat STTLPN/26/X/2022/SPKT atas perkara pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Lurah Bayung Lincir, Kabupaten Musi Banyuasin. (foto : widodo)
Susandi melaporkan lurah Bayung Lincir ke Polda Sumsel dengan nomor surat STTLPN/26/X/2022/SPKT atas perkara pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Lurah Bayung Lincir, Kabupaten Musi Banyuasin. (foto : widodo)

Penjual Oli Motor di Bayung Lincir Ini Datangi Ombusman

SindoSumsel.com, Palembang — Susandi (36), pemilik Toko Sandra Motor yang berada di Kelurahan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Kamis (20/10/2022) sore, mendatangi Ombudsman Provinsi Sumatera Selatan.

Kedatangan pemilik bengkel motor tersebut bukan tanpa sebab, pasalnya ia menjadi korban atas penindakan prosedur yang dilakukan oleh Lurah Bayung Lincir (Siwarudin), Selasa 4 Okteber 2022 lalu yang melakukan Sidak di tokohnya tanpa ada surat penindakkan dan mengklaim produk yang dijualya adalah produk palsu.

“Tujuan kami datang ke Ombudsman ini, dalam rangka meminta Ombudsman untuk melakukan pengawasan atas pelayanan publik yang dilakukan oleh oknum lurah, yang menyidak toko kami tanpa ada surat pemeriksaan dan memeriksa produk oli kami dengan cara di barcode.” ujar Susandi kepada wartawan, Kamis (20/10/2022).

Baca :  Kades di Ogan Ilir Dikenalkan Program GSMP Inisiasi Gubernur Herman Deru 

Lebih lanjut, dari hasil pemeriksaan melalui barcode tersebut, lurah bayung Lincir yang belakangan diketahui bernama Siwarudin itu, langsung mengklaim produk oli yang dijual Susandi merupakan oli palsu. Atas kejadian tesebut, membuat toko Susandi menjadi sepi.

“Sampai dengan hari ini, toko saya sepi. Atas sidak yang dilakukan oleh lurah tersebut. Harusnya kan diuji dahulu oli yang saya jual, lewat laboratorium atau istansi lain yang benar-benar berkompeten.” katanya.

Tidak hanya itu, Susandi juga sudah melaporkan lurah Bayung Lincir tersebut ke Polda Sumsel dengan nomor surat STTLPN/26/X/2022/SPKT atas perkara pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Lurah Bayung Lincir Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan.

Baca :  Aktif Cegah Stunting, Herman Deru Terima Penghargaan dari Menteri Kesehatan 

Sebelumnya, Lurah Bayung Lincir, Siwarudin, mengatakan, bahwa dirinya mendapatkan laporan dari warga setempat bila toko yang disidaknya tersebut menjual oli palsu.

“Kita mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa toko tersebut menjual oli palsu. dak ketika kita sidak bersama dengan dinas Perdagangan dan melakukan uji melalui barcode oli tersebut tidak terbaca dan dinyatakan palsu.” katanya.

Selain itu juga, Ia mengungkapkan, bahwa warna kemasan oli yang dijual oleh bengkel Sandra, rusak dan memiliki bau minyak gosong pada olinya. (do)

Hendri Zainuddin, Presiden Sriwijaya FC

About Widodo

Berkarya untuk lingkungan