Kamis , 22 Februari 2024
Perawat RS Muhammadiyah Yang Eksekusi Jari bayi Hingga Putus Dinonaktifkan
Wakil Direktur (Wadir) SDM dan AIK Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang (RSMP) Muksin

Perawat RS Muhammadiyah Yang Eksekusi Jari bayi Hingga Putus Dinonaktifkan

Palembang, SindoSumsel.com—Menanggapi pemberitaan atas kesalahan prosedur operasional, pihak rumah sakit Muhammadiyah Palembang buka suara, benarkan atas insiden mengerikan tersebut.

“Jadi benar adanya kejadian kemarin, Jumat kemarin sekitar pukul 10.00WIB ada satu perawat kami yang salah melakukan tindakan kepada pasiennya. Kelalaian ini dilakukan yang saat itu tidak sengaja menggunting jari kelingking korban sehingga terjadi insiden tersebut,”ujar Wakil Direktur (Wadir) SDM dan AIK Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang (RSMP) Muksin kepada wartawan, Sabtu(4/2/2023).

Atas kejadian tersebut dengan cepat pihak rumah sakit langsung bertanggung jawab dengan mengoperasi jari bayi (Ar) serta memindahkan ke pelayanan yang lebih baik. “Dikit jarinya putus di bagian kelingking sebelah kiri dan langsung kami berikan tindakkan operasi yang saat ini telah selesai. Dengan memakan operasi selama satu jam korban juga kita pindahkan, yang tadinya dari pasien umum kelas tiga kira pindahkan ke VVIP dengan ekstra pengawasan setiap 15 menit sekali,”katanya.

Baca :  Hanya Wajib Lapor, Lina Mukherjee Bebas

Kini dikatakan mantan kepala sekolah SMA Muhammadiyah 4 Palembang kondisi bayi Suparman tersebut dalam keadaan baik dan sehat. ‘Semua pelayanan yang kami berikan gratis kepada keluarga korban sebagai tanda bentuk tanggung jawab kami. Dan perawat tersebut kami nonaktifkan sementara,”Jelasnya.

Muksin menuturkan, bila perawat tersebut berinisial D yang telah 18 tahun bekerja di RS Muhammadiyah Palembang. “Kita masih belum tau alasan dia bisa melakukan kesalahan tersebut dan bukan ranah kami,”Katanya.