Herman Korbankan Uang Masuk Sekolah Anaknya Selama Jalani Operasi Sumsel Independen—Terhitung 50 hari sudah DA(7) anak ketiga dari Herman(38) yang jalankan operasi ke empatnya di RS Mohammad Hoesin Palembang akibat keluar cairan hijau dari perut anak bungsunya tersebut. Cairan tersebut keluar, berawal dari DA yang mengalami penyakit tipes dan berobat ke RSUD Bari Palembang dan menjalani operasi di rumah sakit daerah tersebut. Bukan kesembuhan yang didapat DA melainkan cairan hijau dan kuning keluar dari bekas jahitan di perutnya tersebut. Sehingga orang tua dari Da yaitu Herman dan Yani meminta pertanggung jawaban kepada pihak rumah sakit. Pilihan operasi yang ditawarkan oleh keduanya oleh pihak rumah sakit tapi kembali tak membuat anak bungsunya untuk sembuh melainkan kembali mengeluarkan cairan. Rasa sakit dan perih juga diungkapkan DA setelah dirinya selesai operasi. Dan setelah menjalani operasi ketiga Yani beserta suaminya curiga bahwa anaknya tersebut diduga menjadi korban gagal operasi, sehingga Ia dan suami memutuskan untuk berani bersuara kepada awak media dan memutuskan untuk menjalani perawatan di rumah sakit lainnya. Hingga kini atau Minggu 19 Maret 2023 saat dihubungi via telepon Herman mengatakan bahwa anak ketiganya itu belum sadarkan diri pasca operasi ke empat nya. “Kalau operasikan menggunakan kartu bantuan dari pemerintah. Hanya saja selama operasi sampai dengan hari ini saya dan istri harus rela mengorbankan uang tabung kakaknya DA untuk sehari-hari,”ujar Herman. Pria yang berprofesi menuturkan, bila perwakilan dari rumah sakit Bari Palembang telah menemuinya dan telah membuat kesepakatan kepada anak ketiganya tersebut. “Sudah ketemu dan mereka sepakat untuk memenuhi tiga permintaan dari saya yang pertama saya minta mereka bertanggung jawab atas kesembuhannya, kedua jika terjadi hal-hal yang tak diinginkan atau cacat anaknya saya meminta untuk bertanggung jawab dan yang terakhir ketiga saya belum menyebutkan apa. Tapi saya sudah ada gambaran atas itu (Kerugian materil selama ini),”Jelasnya. Suami dari Yani berharap, agar anaknya cepat sembuh dan polisi juga cepat menindak lanjuti laporan dirinya yang telah dibuat di Polda Sumsel. “Saya juga sudah melaporkan oknum dokter yang menangani anak saya operasi dan sudah datang kesini juga melakukan penyelidikan dan saya harap ini juga cepat di tindak lanjuti,”tutup Herman.
DA korban yang diduga menjadi korban gagal operasi

Selama Menjalani Perawatan Herman Terpaksa Menggunakan Uang Tabungan Sekolah Anaknya

Palembangm,SindoSumsel.com—Terhitung 50 hari sudah DA(7) anak ketiga dari Herman(38) yang jalankan operasi ke empatnya di RS Mohammad Hoesin Palembang akibat keluar cairan hijau dari perut anak bungsunya tersebut.

Cairan tersebut keluar, berawal dari DA yang mengalami penyakit tipes dan berobat ke RSUD Bari Palembang dan menjalani operasi di rumah sakit daerah tersebut. Bukan kesembuhan yang didapat DA melainkan cairan hijau dan kuning keluar dari bekas jahitan di perutnya tersebut. Sehingga orang tua dari Da yaitu Herman dan Yani meminta pertanggung jawaban kepada pihak rumah sakit.

Pilihan operasi yang ditawarkan oleh keduanya oleh pihak rumah sakit tapi kembali tak membuat anak bungsunya untuk sembuh melainkan kembali mengeluarkan cairan. Rasa sakit dan perih juga diungkapkan DA setelah dirinya selesai operasi.

Dan setelah menjalani operasi ketiga Yani beserta suaminya curiga bahwa anaknya tersebut diduga menjadi korban gagal operasi, sehingga Ia dan suami memutuskan untuk berani bersuara kepada awak media dan memutuskan untuk menjalani perawatan di rumah sakit lainnya.

Hingga kini atau Minggu 19 Maret 2023 saat dihubungi via telepon Herman mengatakan bahwa anak ketiganya itu belum sadarkan diri pasca operasi ke empat nya. “Kalau operasikan menggunakan kartu bantuan dari pemerintah. Hanya saja selama operasi sampai dengan hari ini saya dan istri harus rela mengorbankan uang tabung kakaknya DA untuk sehari-hari,”ujar Herman.

Baca :  Bagun Tidur, Handphone Pedagang Aksesoris Ini Hilang Digondol Maling

Pria yang berprofesi menuturkan, bila perwakilan dari rumah sakit Bari Palembang telah menemuinya dan telah membuat kesepakatan kepada anak ketiganya tersebut. “Sudah ketemu dan mereka sepakat untuk memenuhi tiga permintaan dari saya yang pertama saya minta mereka bertanggung jawab atas kesembuhannya, kedua jika terjadi hal-hal yang tak diinginkan atau cacat anaknya saya meminta untuk bertanggung jawab dan yang terakhir ketiga saya belum menyebutkan apa. Tapi saya sudah ada gambaran atas itu (Kerugian materil selama ini),”Jelasnya.

Suami dari Yani berharap, agar anaknya cepat sembuh dan polisi juga cepat menindak lanjuti laporan dirinya yang telah dibuat di Polda Sumsel. “Saya juga sudah melaporkan oknum dokter yang menangani anak saya operasi dan sudah datang kesini juga melakukan penyelidikan dan saya harap ini juga cepat di tindak lanjuti,”tutup Herman.

Baca juga: Cerita Bripka Firman Saat Menolong Monyet Yang Jadi Korban Tabrak Lari