Tidak Terima Anaknya Hamil Serta Digilir Oleh Teman dan Pacarnya, Orang Tua di Palembang Lapor Polisi
Ilustrasi

Tidak Terima Anaknya Hamil Serta Digilir Oleh Teman dan Pacarnya, Orang Tua di Palembang Lapor Polisi

Palembang,SindoSumsel.com-Datang bersama anaknya SR yang menjadi korban rudapaksa oleh teman dan pacar korban hingga hamil, ST(34) mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Senin (27/3/2023). 

Dihadapan polisi warga Kecamatan Kalidoni, Palembang tersebut menuturkan, Ia sempat curiga melihat kondisi perut anaknya yang terus membesar  “Saya awalnya curiga, melihat perut anak saya membesar. SR juga terlihat sering mual – mual, saat ditanya ternyata sedang hamil,” ujarnya kepada petugas piket SPKT yang menerima laporan,Selasa(28/3/2023).

Menurut korban SR melalui ayahnya ST, peristiwa dialaminya terjadi pada 10 Juli 2022 lalu. Ketika itu  satu pelaku berinisial RC yang merupakan pacar dari korban membawa temannya bertamu ke rumah korban. “Waktu itu dirumah tidak ada orang hanya korban sendiri, lalu SR di setubuhi oleh pacarnya dan teman pacarnya,” ungkap ST menjelaskan keterangan anaknya.

ST mengatakan,  kedua terlapor secara bergantian saling menyetubuhi korban. “Yang pacar anak saya itu modusnya janji akan menikahinya, lalu mengancam akan putus hubungan jika tidak mau disetubuhi,” tukasnya. 

Baca :  Polisi Ringkus Tiga Pelaku Tawuran Yang Live di Instagram

Karena terus di rayu dan diancam oleh pacarnya, korban pun pasrah di setubuhi oleh pacarnya dan teman pacarnya secara bergantian.

“Saya tidak terima anak saya sudah di setubuhi sampai hamil, Pacarnya itu berjanji – janji terus akan menikahi. Namun hingga kini tidak terjadi sampai saya membuat laporan polisi,”katanya

Atas tindakkan yang dilakukan terlapor, Laporan pelapor tentang tindak pidana kejahatan perlindungan anak UU no 17 tahun 2016 tentang penetapan PERPU no 1 tahun 2016 perubahan kedua atas UU no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak sebagaimana dimaksud dalam pasal 76 D JO 81, sudah diterima pihak SPKT Polrestabes Palembang dengan nomor LP/B/636/III/2023/SPKT/Polrestabes Palembang/Polda Sumsel, sudah diterima.

Dan saat ini laporan pelapor sudah dalam penyelidikan unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polrestabes Palembang.

Baca juga: Tiga Pelaku Begal Yang Ditabrak Pick Up Bermuatan Ayam Tak Mati