Oyong Hairudin for DPRD Kota Palembang 2024
Tim Spesialis Anak bagian Nefrologi, Direktur Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP) dr. Marta Hendry Sp.U (K), MARS dan Apoteker RSUP Mohammad Hosein saat konferensi pers pada Jumat, (21/10/2022)

Tim Spesialis Anak dan Apoteker RSUP Mohammad Hosein Sarankan Obat Herbal, Ditengah Larangan Mengonsumsi Obat Sirup

Palembang,SindoSumsel.com–Beredarnya kabar dari Kementrian Kesehatan atas larangan mengonsumsi obat-obatan dalam bentuk sirup membuat rumah sakit Mohammad Hosein juga ikut bereaksi atas kasus yang saat ini jadi perhatian publik.

Hal tersebut disampaikan oleh Tim Spesialis Anak bagian Nefrologi, Direktur Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP) dr. Marta Hendry Sp.U (K), MARS dan Apoteker RSUP Mohammad Hosein saat konferensi pers pada Jumat, (21/10/2022)

Agar masyarakat mengonsumsi obat herbal terlebih dahulu selama kasus Gagal Ginjal Akut Misterius atau Acute Kidney Injury (AKI) Aatipikal masih dalam proses penanganan lebih lanjut.

“Poin yang saat ini kita sampaikan adalah menghentikan sementara mengonsumsi obat sirup yang dijual bebas terbatas dengan simbol biru,” katanya.

Sementara waktu, ia mengatakan para orangtua bisa menggunakan cara-cara herbal yang bisa dilakukan di rumah ketika anak sedang mengalami demam.“Bila anak panas pakai yang tradisional dulu, kompres, minum yang cukup, menggunakan pakaian yang longgar,” katanya.

Baca :  Dukung program Pemprov, TP PKK Sumsel Gelar Webinar Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana

Mengingat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI telah mengeluarkan Surat Edaran terkait obat sirup yang belum boleh di konsumsi. Jenis obat tersebut adalah Termorex Sirup (Obat Demam), Flurin DMP Sirup (Obat Batuk dan Flu), Unibebi Cough Sirup (Batuk dan Flu), Unibebi Demam Sirup, dan Unibebi Demam Drops (Obat Demam).

“Dalam waktu dekat kita masih menunggu hasil pemeriksaan seputar obat tersebut, maka kita saat ini mencoba menghindari dulu,” himbaunya.

Dokter Spesialis Anak bagian Nefrologi, dr. Eka Intan juga mengatakan jika terlanjur mengkonsumsi obat sirup edaran bebas terbatas ini maka lakukan pantauan kepada anak.

Baca :  Herman Deru Bangga Sumsel Dipercaya Jadi Tuan Rumah POPNAS XVI 2023

“Gejalanya ini kan demam, batuk dan flu, diare hingga tidak ada urin yang keluar. Kalau terjadi gejala tersebut, segera bawa ke rumah sakit rujukan yaitu RSUP Mohammad Hosein dan tidak membuang obat yang dikonsumsi sebelumnya, sehingga mudah kita menanganinya,” jelasnya.

Berikut tips yang disampaikan oleh dr. Eka Intan untuk menjaga kesehatan ginjal pada anak.

“Biasanya kita lakukan edukasi kepada orangtua, yaitu pertama adalah menghindari zat pengawet yang bisa menggangu fungsi ginjal contohnya adalah makanan yang bergizi, kedua adalah menjaga kesehatan kemudian ketiga adalah menjaga cairan dalam tubuh disesuaikan dengan berat badan anak,”katanya.

Hendri Zainuddin, Presiden Sriwijaya FC

About Widodo

Berkarya untuk lingkungan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *