Minggu , 23 Juni 2024
Hello Sister menggelar seminar dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual untuk mewujudkan kampus yang aman dan nyaman di tempat Aula Prof. Ir. Bachari Rachman Universitas Bina Darma Palembang.Senin (29/1/24)
Hello Sister menggelar seminar dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual untuk mewujudkan kampus yang aman dan nyaman di tempat Aula Prof. Ir. Bachari Rachman Universitas Bina Darma Palembang.Senin (29/1/24)

Universitas Bina Darma Menjadi Tuan Rumah Dalam Salah Satu Program Hello Sister Seminar Cegah kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi

SindoSumsel.com, PALEMBANG —Hello Sister menggelar seminar dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual untuk mewujudkan kampus yang aman dan nyaman, Senin (29/01/2024) bertempat Aula Prof. Ir. Bachari Rachman Universitas Bina Darma Palembang.

” Pengungkapan kasus pelecehan seksual yang sangat sulit, serta tingginya tingkat pelecehan seksual yang terjadi di Perguruan Tinggi, menjadi salah satu alasan hello sister program ada di tengah-tengah kita saat ini ” Ujar Nindy Voristya selaku Hello Sister Project Leader.

Inilah yang melatarbelakangi Hello sister bersama satgas KPPS University menyelenggarakan seminar untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa dan tenaga pengajar tentang kesadaran dan bentuk-bentuk kekerasan seksual dilingkungan perguruan tinggi.

Yesi Ariani selaku direktur WCC Palembang mengungkapkan, Perempuan merupakan pihak yang paling rentan terhadap kasus kekerasan seksual. Serta berdasarkan data yang dikeluarkan Kemendikbud- ristek bahwa sebanyak 77% Pengakuan dari dosen bahwa kekerasan seksual pernah terjadi di lingkungan perguruan tinggi dan 63% dosen tidak mengadukan peristiwa yang terjadi kepada pihak kampus.

Baca :  Tiga Sindikat Kurir Sabu Seberat 3 Kg Akhirnya Divonis Hukuman 18 Tahun Bui 

Untuk itu telah dilakukan langkah-langkah penanganan oleh pemerintah terkait pelecehan seksual di lingkungan perguruan tinggi, diantaranya disahkan Permendikbud no 30 tahun 2021, kampus harus menyediakan PPKS, layanan-layanan sosial independen yang menyediakan penanganan kasus pelecehan seksual dan aktivis-aktivis sosial yang berkomitmen dan berkeinginan untuk membantu.

”Perguruan tinggi harus memiliki edealisme yang kuat untuk memperjuangkan lingkungan yang kondusif, aman dan nyaman untuk masyarakat kampus” Tungkas tim KKPS LLDIKTI WILAYAH II.

“Pada acara tersebut juga berlangsung acara nonton bersama sebuah film yang mengangkat permasalahan kekerasan seksual yang berlangsung tentu diharapkan mendapatkan respon baik dan setiap perguruan tinggi bisa menciptakan lingkungan perguruan tinggi yang aman dan nyaman untuk warga kampusnya,” Tutupnya. (Ril)