Warga Sungai Buaya Harapkan Bantuan Pemerintah

Warga Sungai Buaya Harapkan Bantuan Pemerintah

PALEMABNG,SINDOSUMSEL.COM–Warga Jalan Sungai Buaya Kelurahan Kemas Rindo Kecamatan Kertapati Palembang keluhkan kondisi jembatan kayu yang bertahun-tahun tak diperbaiki.

Padahal jembatan ini satu satu jalan yang digunakan warga untuk aktivitas sehari-hari. Bahkan sering terjadi orang terjatuh karena kondisi jembatan yang mengerikan ini.

Kiyana (53) warga sekitar mengungkapkan, kondisi jembatan ini sangat tidak layak untuk dilewati karena kondisi kayu yang sudah tidak kokoh lagi bahkan sudah berapa kali dibangun ulang. Namun tidak begitu lama jembatan yang dilalui oleh warga hingga 400 orang lebih roboh lagi.

“Sudah berapa kali warga yang lewat jembatan terjatuh ke sungai karena kondisinya bisa bapak liat sendiri lah, sejak tahun 2002 sampai sekarang kondisi jembatan kami lewati seperti ini. Belum ada pemerintah terkait melihat kondisi jembatan kami ini,”ujarnya kepada wartawan, Selasa (27/6/2023).

Masyarakat tengah mengharapkan pembangunan jembatan baru kepada pemerintah setempat agar akses jalan khusus jembatan Sungai Buaya bisa dilalui dengan nyaman dan tidak ada rasa ketakutan lagi. Selain itu agar anak – anak yang bersekolah saat melintas jalan ini tidak ketakutan lagi.

Baca :  Melatih dan Memberikan Keterampilan Kepada Masyarakat Sumsel, Kadin Gaet Lembaga Pelatihan Alqodri

” Selain orang dewasa jembatan ini juga sering dilewati oleh anak sekolah, takutanya jembatan ini roboh saat mereka lewat. Walau sudah diperbaiki tetap tidak kokoh bapak liat sendiri kondisi kayu sudah lapuk dan jelek dan bergoyang-goyang saat dilewati,”katanya.

   Warga Sungai Buaya Harapkan Bantuan Pemerintah

Sementara, itu Winda warga sekitar juga, agar pemerintah setempat agar bisa melihat langsung kondisi jembatan yang dilewati masyarakat. Karena sudah sangat ketinggal kondisi jalan disini dimukinankan hanya ditempat jembatan kayu khusus di kota Palembang.

“Kondisi jalan khusus jembatan agar segera cepat dibangun, mengingat sudah beberapa kali saya melihat pengendara motor dan anak anak tecebolos bahkan tercebur ke sungai. Solusinya tadi agar cepat dibanguni dengan layak,” tandasnya.

Baca juga: Masyarakat Palembang Keluhkan Larangan Menjual Ikan Salem